Prabowo Akan Gelar Pelatihan Semikonduktor Buat 15.000 Pemuda, Kapan?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah bakal menggelar training semikonduktor untuk 15.000 anak-anak muda.

Hal ini dalam mendorong talenta anak muda dalam ekosistem semikonduktor dalam negeri, sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong industri tersebut.

"Nah kemarin sudah dimulai juga pengarahan Bapak Presiden mendorong industri semikonduktor. Nah untuk industri semikonduktor bakal dilatih 15 ribu anak-anak muda untuk literate terhadap semikonduktor," ungkap Airlangga dalam sambutannya di Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Ia memaparkan bahwa program training ini sudah melangkah dengan 1.000 peserta dari 4.500 pendaftar. Dalam penyelenggaraannya, pemerintah menggandeng Arm Inc.

Oleh lantaran itu, Airlangga merasa optimistis sebanyak 15.000 peserta anak muda bakal mengikuti training semikonduktor ini dalam kurun waktu 3 tahun. Hal ini juga bakal mendukung hilirisasi silika.

"Jadi kami optimis dalam waktu 3 tahun 15 ribu itu bisa terdorong dan di beragam wilayah punya potensi juga nan berbasis silika. Maka ini juga bakal didorong hilirisasi silika namun juga disiapkan SDM ekosistem," ucap Airlangga.

Airlangga menjelaskan upaya ini sejalan dengan penerapan digital economic framework agreement di Asia Tenggara (ASEAN) nan melingkupi termasuk integrasi dengan negara-negara anggota.

Menurutnya, ekonomi digital di ASEAN berpotensi naik dari Rp1 triliun menjadi Rp2 triliun. Jika itu bisa tercapai, Airlangga menyebut Indonesia bisa menciptakan sebesar Rp600 triliun.

Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Arm Limited telah meneken kerja sama di London, Inggris, Senin (23/2/2026). Dalam kerja sama itu, Indonesia bakal mengirimkan 15.000 engineer untuk menguasai kreasi semikonduktor.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News