Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bakal menganugerahkan tanda jasa dan kehormatan kepada sejumlah tokoh nan dianggap telah berjasa bagi bangsa dan negara. Penganugerahan tanda jasa rutin diberikan Kepala Negara dalam rangka HUT RI.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan nama-nama penerima tanda jasa dan kehormatan saat ini sedang tahap finalisasi. Menurut dia, penerima tanda jasa serta kehormatan tahun ini sangat bervariasi dan terdiri dari beragam unsur.
"Belum, sedang kita finalisasi tapi kami pastikan bahwa bakal banyak sekali variasinya ya. Kami juga sudah beberapa kali berbincang dengan Bapak Presiden ya," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (12/8/2026).
"Jadi banyak individu-individu nan menurut tim, apa namanya, tim tanda jasa dan gelar itu nan kita anggap itu layak juga untuk kita berikan penghargaan-penghargaan," sambungnya.
Dia membocorkan salah satu penerima tanda jasa yakni, tokoh alias perseorangan nan mengabdikan diri di bagian teknologi.
"Sehingga mempunyai paten-paten teknologi nan itu diakui di bumi internasional itu juga salah satu nan masuk di dalam, di dalam daftar juga," jelasnya.
Selain itu, kata Prasetyo, ada menteri Kabinet Merah Putih nan juga bakal mendapatkan tanda jasa dan kehormatan dari Presiden Prabowo. Mereka dinilai mempunyai prestasi nan layak untuk mendapatkan tanda jasa.
"Ya ada beberapa (menteri). nan belum pernah alias tapi kan pendekatannya bukan belum pernah alias tidak pernah ya, tetapi, prestasi apa nan kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara itu," tutur Prasetyo.
Namun, dia enggan mengungkapkan rinci berapa total penerima tanda jasa dan kehormatan tahun ini. Adapun penganugerahan tanda jasa dan kehormatan bakal diselenggarakan seminggu setelah HUT ke-81 RI.
"Direncanakan satu minggu setelah peringatan detik-detik proklamasi," ucap Prasetyo.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·