Potret Pembagian Subsidi BBM di Tetangga RI Imbas Perang Iran

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di Manila, Filipina, Selasa (15/4/2026), di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan dipicu perang Iran. Pemerintah Filipina mulai menguji program subsidi bahan bakar bagi pikulan umum melalui tahap awal nan difokuskan di area Metro Manila sebagai upaya meredam akibat lonjakan nilai daya terhadap sektor transportasi publik. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Mulai Selasa (14/4/2026), program subsidi sebesar 10 peso per liter untuk pengemudi jeepney resmi dijalankan secara terbatas di 52 stasiun pengisian bahan bakar nan telah terakreditasi. Program ini merupakan inisiatif nan sebelumnya diumumkan oleh Presiden Ferdinand Marcos Jr. sebagai respons atas kenaikan nilai daya global. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Menteri Energi Filipina Sharon Garin menyatakan bahwa tahap awal ini bakal difokuskan pada pengemudi jeepney sebelum diperluas ke moda transportasi umum lainnya. Ia menegaskan bahwa uji coba ini krusial untuk memastikan sistem melangkah efektif sebelum diterapkan secara lebih luas. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

“Sistem ini perlu diuji apakah bakal berfungsi. Kami bakal melakukan uji coba selama seminggu di Metro Manila. Setelah itu, kami bakal meluncurkannya ke kendaraan pikulan umum, ialah bus, jeep, dan jasa kendaraan jaringan transportasi,” ujar Garin dalam wawancara. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Program subsidi ini bakal berjalan selama tiga bulan, dengan skema nan memungkinkan setiap pengemudi memperoleh potongan nilai pembelian bahan bakar hingga maksimal 150 liter per minggu, setara penghematan hingga 1.500 peso. Batas tersebut disesuaikan dengan rata-rata konsumsi mingguan sekaligus untuk mencegah potensi penyalahgunaan. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Para pengemudi jeepney mengantre untuk menerima support tunai dari pemerintah di tengah kenaikan nilai bahan bakar akibat gangguan nan disebabkan oleh perang Iran, di Manila, Filipina, 15 April 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Berdasarkan info dari Land Transportation Franchising and Regulatory Board, sekitar 18.000 pengemudi jeepney diperkirakan bakal menerima faedah dari tahap uji coba ini. Peluncuran subsidi juga bertepatan dengan proyeksi penurunan nilai bahan bakar, di mana solar diperkirakan turun setidaknya 20,89 peso per liter, sementara bensin dan minyak tanah masing-masing berpotensi turun minimal 4,43 peso dan 8,50 peso per liter. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News