Potret Oposisi Menang Telak, "Sekutu" Putin-Trump di Eropa Tumbang

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Pemimpin oposisi Hungaria, Peter Magyar, menyatakan kemenangan dalam pemilihan nasional nan digelar Minggu (12/4/2026), setelah partainya, Partai Tisza, disebut unggul telak atas partai berkuasa Fidesz. REUTERS/Marton Monus

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Dalam rapat umum nan digelar di Budapest, tepat di seberang Sungai Danube dari gedung parlemen, Magyar menyampaikan kemenangan di hadapan ribuan pendukungnya. “Kita berhasil!” ujarnya disambut sorak sorai massa. REUTERS/Lisi Niesner

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Melansir Reuters, Magyar menyebut partainya telah meraih sekitar 3,3 juta bunyi dan berpotensi mengamankan kebanyakan dua pertiga di parlemen. Jika hasil ini terkonfirmasi, kemenangan tersebut bakal mengakhiri kekuasaan politik Viktor Orban nan telah berkuasa selama 16 tahun. REUTERS/Marton Monus

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah kerakyatan Hungaria. “Belum pernah sebelumnya begitu banyak orang memberikan suara, dan belum pernah satu partai mendapatkan mandat sekuat ini,” katanya. REUTERS/Lisi Niesner

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Kekalahan ini menandai kemunduran signifikan bagi Orban, sosok nasionalis nan selama ini dikenal luas sebagai arsitek model kerakyatan “illiberal” dan mempunyai kedekatan dengan Rusia serta mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. REUTERS/Bernadett Szabo

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Di dalam negeri, support terhadap Orban dilaporkan melemah akibat stagnasi ekonomi, meningkatnya isolasi internasional, serta kritik terhadap praktik oligarki nan dinilai memperkaya segelintir elite. REUTERS/Marton Monus

Peter Magyar, leader of the opposition Tisza party, and other officials celebrate following the partial results of the parliamentary election, in Budapest, Hungary, April 12, 2026. REUTERS/Marton Monus     TPX IMAGES OF THE DAY

Dengan parlemen beranggotakan 199 kursi, kemenangan Partai Tisza membuka jalan bagi reformasi besar, termasuk upaya memperbaiki hubungan Hungaria dengan Uni Eropa serta penataan ulang sistem kerakyatan nan selama ini menjadi sorotan para pengamat di area tersebut. REUTERS/Stringer

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News