Tim Okezone
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |16:14 WIB

Postingan DPR soal Siswa SD Bunuh Diri di NTT Malah Dirujak Netizen: Kemarin ke Mana Aja? (Ilustrasi/Okezone)
JAKARTA - Akun media sosial (medsos) Instagram DPR RI mengunggah soal tragedi siswa SD bunuh diri lantaran diduga kecewa permintaannya untuk membeli peralatan tulis tidak dikabulkan orangtuanya nan terkendala masalah ekonomi. Tragedi ini menjadi tamparan keras untuk bumi pendidikan Tanah Air.
Seorang anak berinisial YBR (10) ditemukan meninggal gantung diri di pohon di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT pada Kamis (29/1/2026). Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan saat mengevakuasi jasad siswa kelas IV SD itu.
Surat berkata wilayah Bajawa itu ditulis YBR dan ditujukan kepada ibunya. Hingga kini, kepolisian tetap menyelidiki latar belakang peristiwa itu, termasuk dugaan kekecewaan korban nan tidak dibelikan peralatan tulis oleh ibunya lantaran terkendala ekonomi keluarga.
"Kepergian seorang siswa SD (10 tahun) di NTT adalah tamparan keras bagi wajah pendidikan kita. Di usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia, tragedi ini menjadi bukti nyata bahwa petunjuk UUD 1945 Pasal 31 bahwa pemerintah wajib membiayai Pendidikan dasar belum sepenuhnya datang menaungi anak bangsa," demikian keterangan postingan tersebut, Rabu (4/2/2026).
Disebutkan, kasus ini adalah "alarm bahaya" bahwa kebutuhan dasar sekolah tetap menjadi peralatan mewah bagi sebagian masyarakat.
"Seperti sorotan tajam dari Komisi X DPR RI, satu pena tidak sebanding dengan nyawa. Kita semua mempunyai utang moral untuk memastikan tidak ada lagi anak Indonesia nan merasa putus asa dan kehilangan angan hidup hanya lantaran keterbatasan biaya," katanya.
Negara dituntut untuk datang secara nyata, bukan sekadar janji di atas kertas. "Fakir miskin dan anak terlantar kudu betul-betul dipelihara, bukan dibiarkan berjuang sendirian dalam sunyi. Mari kawal kasus ini sebagai teguran keras agar reformasi sistem pendidikan segera dilakukan secara menyeluruh dan berkeadilan," katanya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·