Polytron G3 Punya Buyback Guarantee 70 Persen, Ini Skemanya

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mobil Polytron G3+ saat dipamerkan di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Nilai jual kembali menjadi salah satu pertimbangan masyarakat sebelum memutuskan membeli mobil listrik (EV). Selain nilai baterai nan relatif mahal, kekhawatiran terhadap penurunan performa baterai turut memengaruhi nilai jual kendaraan di pasaran.

Melihat kondisi itu, Polytron menghadirkan sejumlah skema nan dapat memberikan rasa kondusif bagi konsumennya. Tak hanya menawarkan sistem sewa baterai alias Battery as a Service (BaaS), perusahaan juga menyiapkan program buyback guarantee untuk lini G3 Series.

Lewat skema BaaS, nilai baterai tidak dimasukkan ke dalam nilai pembelian awal mobil. Konsumen hanya membeli unit mobil, sementara penggunaan baterai dilakukan melalui sistem langganan bulanan.

Skema tersebut membikin nilai lebih terjangkau. Selain itu, perusahaan juga bertanggung jawab terhadap performa dan kondisi baterai selama masa sewa tetap aktif.

Mobil Polytron G3+ saat dipamerkan di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Adapun, paket langganan baterai dibagi menjadi dua pilihan. Paket Economy dikenakan biaya Rp 800 per kilometer dengan minimum penggunaan 1.500 kilometer per bulan alias mulai Rp 1,2 juta per bulan. Sementara Paket Unlimited dipatok Rp 1,4 juta per bulan tanpa pemisah jarak tempuh.

Tak berakhir sampai di situ, Polytron juga menawarkan program buyback guarantee untuk memberikan kepastian nilai jual kembali kendaraan.Lewat program tersebut, Polytron menjamin bakal membeli kembali unit G3 Series milik konsumen samapi 70 persen dari nilai pembelian awal setelah masa kepemilikan maksimal tiga tahun sesuai syarat dan ketentuan.

Suasana booth Polytron di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Buyback guarantee membikin konsumen mempunyai gambaran mengenai nilai jual kembali mobil jika mau menjual kendaraannya dalam periode tersebut. Skema ini juga menjadi salah satu upaya Polytron untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap depresiasi EV.

Berbicara harga, Polytron G3 BaaS dipasarkan seharga Rp 329,5 juta On The Road (OTR) Jakarta. Sementara jenis tertingginya, Polytron G3+ BaaS dibanderol Rp 373,5 juta OTR Jakarta.

Mobil Polytron G3+ saat dipamerkan di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Terbaru, Polytron menampilkan G3+ Special Collaboration di arena GIIAS 2026. Model ini merupakan hasil kerjasama dengan dua merek lokal, ialah HSR Wheel dan Triple Nine nan menghadirkan sejumlah ubahan pada tampilan mobil.

Perbedaannya meliputi penggunaan body kit berbahan carbon fiber, pelek baru dari HSR, bebatan warna two-tone, penambahan subwoofer, serta pembaruan pada fitur sensing. Polytron memasarkan G3+ Special Collaboration dengan nilai Rp 373,5 juta untuk skema (BaaS) dan Rp 505,5 juta OTR Jakarta untuk skema Buy to Own.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan