JAKARTA - Polri menyiagakan 300 personel Brimob Polda Sumatera Barat untuk mengevakuasi penduduk nan terjebak banjir akibat curah hujan tinggi di Kota Padang. Tim campuran dikerahkan ke sejumlah titik rawan guna memastikan keselamatan masyarakat terdampak.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa pengerahan pasukan ini merupakan langkah respons sigap untuk menyelamatkan penduduk di area tergenang.
"Polri mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk membantu pemindahan penduduk terdampak banjir. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, khususnya penduduk nan memerlukan pertolongan untuk keluar dari area terdampak menuju tempat nan lebih aman," ujar Trunoyudo di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Sebanyak 300 personel disebar ke dalam tiga tim nan ditempatkan di tiga titik utama, ialah Perumahan Lumin Park (Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah), Dadok Tunggul Hitam, dan Guo Kuranji, Kota Padang.
Hingga kini, petugas di lapangan telah mengevakuasi sekitar 300 penduduk dari Perumahan Lumin Park dan 30 penduduk dari area Guo Kuranji. Petugas terus menyisir letak untuk memastikan seluruh penduduk terlayani dengan baik.
Guna menunjang operasional penyelamatan, Satbrimob Polda Sumbar membawa beragam perlengkapan SAR, seperti perahu karet, mesin tempel, pelampung, helm SAR, tali karmantel, karabiner, katrol, hingga body harness.
Armada pendukung berupa truk angkut personel, bus, dan kendaraan unik SAR juga dioperasikan untuk memobilisasi pasukan serta logistik penanganan bencana.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·