Anggie Ariesta
, Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |06:41 WIB

IHSG Sepekan Anjlok 14,91 Persen ke Level 5.185 Usai Pengumuman MSCI (Foto: Okezone)
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 14,91 persen pada perdagangan sepekan periode 12 hingga 16 Oktober 2026. IHSG ambruk dipicu oleh pengumuman MSCI nan bakal menurunkan pasar modal Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.
"Perubahan dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 14,91 persen sehingga ditutup pada level 5.185,105 dari posisi 6.093,759 pada pekan sebelumnya," kata P.h. Sekretaris Perusahaan BEI Valentina Simon dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Pada perdagangan kemarin Jumat 16 Oktober, BEI apalagi sempat memberlakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 08.58:00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) usai IHSG ambruk sebesar 8 persen.
Seiring pelemahan indeks, nilai kapitalisasi pasar BEI tergerus 14,43 persen menjadi Rp9.157 triliun dari Rp10.701 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian terkoreksi 5,22 persen menjadi 44,102 miliar lembar saham, sementara rata-rata nilai transaksi harian turun tipis 0,07 persen menjadi Rp16,21 triliun.
Di sisi lain, rata-rata gelombang transaksi harian mencatatkan kenaikan 2,46 persen menjadi 1,72 juta kali. Adapun penanammodal asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp3,34 triliun pada Jumat (16/10/2026), sehingga akumulasi net sell asing sepanjang tahun 2026 mencapai Rp88,19 triliun.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·