Ribuan calon jemaah haji mengikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (19/4/2025).(Antara)
POLRI berbareng Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 sebagai upaya strategis dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada calon jamaah haji dan umrah dari beragam praktik ilegal, termasuk penipuan perjalanan ibadah.
Pembentukan Satgas Haji 2026 ini merupakan tindak lanjut atas pengarahan Presiden RI Prabowo Subianto nan menekankan pentingnya perlindungan maksimal bagi jamaah Indonesia.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan di Jakarta, Kamis, bahwa satgas ini bakal bekerja secara terintegrasi dari tingkat pusat hingga wilayah dengan pendekatan komprehensif, mulai dari edukasi masyarakat hingga penegakan hukum.
"Satgas ini kami corak untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan beragam modus," katanya.
Dalam pelaksanaannya, Polri bakal mengedepankan tiga pendekatan utama, ialah edukasi, pencegahan, dan penindakan. Pada aspek pencegahan, pengawasan bakal diperketat di beragam pintu keluar masuk seperti airport dan pelabuhan. Sementara pada aspek penegakan hukum, abdi negara bakal menindak tegas pelaku penipuan serta praktik haji ilegal.
Selain itu, Satgas Haji juga bakal menyediakan hotline pengaduan terpadu guna mempercepat penanganan laporan dari masyarakat.
Koordinasi tidak hanya dilakukan di dalam negeri. Polri juga memperluas kerja sama hingga ke Arab Saudi dengan menempatkan personel di sejumlah titik krusial seperti Jeddah dan Makkah, guna memperkuat komunikasi dengan abdi negara keamanan setempat.
Langkah ini diambil agar perlindungan terhadap jamaah Indonesia tetap optimal, termasuk saat mereka menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran haji menggunakan visa tidak resmi, memastikan biro perjalanan mempunyai izin nan sah, serta segera melapor andaikan menemukan indikasi penipuan.
"Modus bakal terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri bakal bertindak tegas demi melindungi masyarakat," ucapnya. (Ant/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·