Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Banten menyatakan rompi pelampung nan ditemukan tim pencari bukan berasal dari kapal Arupadhatu 1 nan membawa rombongan jurnalis nan lenyap kontak di Perairan Selat Sunda.
Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan perihal ini berasas keterangan dari Sandi selaku pemilik kapal nan membawa rombongan wartawan tersebut.
"Bahwa hasil pemeriksaan, maupun interogasi kepada Bapak Sandi selaku pemilik kapal, lantaran pemilik kapal ada dua kapal, Arupadhatu 1 maupun Arupadhatu 2, tidak menggunakan life jacket seperti nan ditemukan. Jadi tidak, bukan merupakan, milik kapal Arupadhatu 1 nan sampai sekarang belum ditemukan," tutur Hengki kepada wartawan, Jumat (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, rompi pelampung tersebut ditemukan oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer I-3-64 Lanal Banten di perairan nan berada di dekat Anyer, Banten, Kamis (10/9) kemarin.
Lebih lanjut, Hengki hingga saat ini tim SAR campuran dari beragam unsur tetap terus melakukan upaya pencarian terhadap rombongan wartawan tersebut.
"Sampai dengan hari ini, hari keempat tetap dilakukan searching maupun pemantauan langsung di sekitar TKP dengan pembagian beberapa sektor nan sudah ditentukan oleh Basarnas Provinsi dan sekarang tetap berjalan," ucap dia.
Sebelumnya, speed boat nan membawa lim wartawan nan hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan lenyap kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (8/9).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten selaku SAR Mission Coordinator Al Amrad menyampaikan bahwa delapan orang nan berada di dalam speed boat terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu alias guide, serta lima jurnalis.
Awak kapal dalam speedboat itu adalah Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku guide
Sementara lima wartawan nan ada di dalam speed boat itu ialah pewarta foto LKBN ANTARA M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu) serta Donal (pewarta lepas/freelance).
(gil)
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·