Kisah Luca Marini, Adik Valentino Rossi yang Terinspirasi Kesuksesan Sang Kakak

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Kisah Luca Marini, Adik Valentino Rossi nan Terinspirasi Kesuksesan Sang Kakak

Kisah Luca Marini, Adik Valentino Rossi nan Terinspirasi Kesuksesan Sang Kakak (Instagram/@lucamarini10)

JAKARTA - Adik Valentino Rossi, Luca Marini, mengungkap peran sang kakak dalam kehidupannya. Ia mengaku kesuksesan Valentino Rossi menjadi inspirasi bagi dirinya tampil sebagai pembalap. 

Luca Marini adalah adik tiri dari Valentino Rossi. Ia lahir dari ibu kandung Rossi nan berjulukan Stefania Palma, tapi berbeda ayah. Ayah Luca berjulukan Massimo Martini.

1. Terinspirasi Kesuksesan Rossi

Marini tidak menjalani pekerjaan nan sama persis dengan Rossi. Namun, dia sukses membangun pekerjaan MotoGP-nya sendiri dengan kemampuannya sendiri, melansir Crash, Jumat (11/9/2026).

Pembalap asal Italia ini telah dikenal sebagai salah satu sosok nan paling artikulatif dan pandai dalam berbincang di MotoGP. Kemampuan komunikasi serta pendekatan analitisnya terhadap balapan menjadi aset berharga. Ia telah berbareng HRC selama tiga tahun. 

KTM pun berharap, sebagai pembalap Tech3 pada 2027, Marini bakal bisa membantu memandu pengembangan motor 850cc mereka.

Bagi Marini, perjalanan di bumi balap motor bermulai dari sang kakak. Ia mendapatkan "banyak motivasi" dengan berada di sisi Valentino Rossi selama tahun-tahun kejayaannya dalam meraih gelar juara pada era 2000-an.

"Saat saya tetap kecil, saya sering mendampingi kakak saya ke beragam tempat dan negara di dunia, merasakan serta menyaksikan langsung dari dekat segala kesuksesan nan dia raih saat itu," ujar Luca Marini kepada MotoGP.

Luca Marini (Instagram/@lucamarini10) Luca Marini (Instagram/@lucamarini10)

"Kita semua tahu apa nan dilakukan dan dicapai Vale (Valentino Rossi-red)  di lintasan, tetapi juga kerja keras di kembali layar; perihal itu memberikan banyak inspirasi dan emosi positif bagi saya lantaran saya menikmati setiap momennya," tuturnya.

Menjadi kerabat dari pembalap sekaliber itu bisa saja mendatangkan tekanan lebih besar. Namun, Luca Marini tidak sependapat.

"Saya tidak bakal mengatakan ada tekanan lebih; ​​setiap pembalap MotoGP menghadapi tekanan besar, lantaran susah untuk bersaing di level ini," ujarnya.

"Mungkin saat saya pertama kali masuk ke kejuaraan dunia, banyak orang nan sedikit lebih sering mengganggu alias mengusik saya. Namun, saya sudah belajar menghadapinya sejak muda," tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com