
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (foto: dok ist)
JAKARTA – Polri menyatakan terus memperkuat langkah pencegahan, dan pemberantasan permainan nilai oleh oknum tengkulak serta praktik rentenir nan merugikan para petani.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan nasional.
Menurut Dedi, gugus tugas pangan Polri juga bersinergi dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk membuka akses permodalan nan lebih mudah bagi para petani binaan.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Polri dalam membangun ekosistem pertanian nan sehat sekaligus memutus ketergantungan petani terhadap tengkulak maupun praktik pinjaman berbunga tinggi dari rentenir,” kata Dedi kepada awak media, Minggu (8/3/2026).
Dedi menjelaskan, selama ini keterbatasan modal kerap membikin petani terjebak dalam siklus utang kepada tengkulak maupun lintah darat nan memanfaatkan kebutuhan biaya tanam.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·