Kucing-kucing di Vietnam hasil pencurian nan bakal diambil dagingnya untuk dikonsumsi(MI/Dok Phuong Pham / Humane World for Animals Viet Nam)
KEPOLISIAN Vietnam sukses membongkar sindikat pidana berskala besar nan mengkhususkan diri dalam pencurian dan perdagangan kucing untuk konsumsi. Dalam operasi nan dilakukan di Provinsi Tay Ninh dan Ho Chi Minh City tersebut, petugas sukses menyelamatkan lebih dari 400 kucing nan sedianya bakal dikirim ke rumah jagal.
Berdasarkan laporan surat berita resmi kepolisian Ho Chi Minh City, sembilan orang telah ditangkap mengenai aktivitas terlarangan ini. Kelompok ini diduga telah beraksi selama tiga tahun terakhir, menjaring hewan piaraan di seluruh wilayah Vietnam selatan menggunakan jerat pegas.
Kronologi Pengungkapan Kasus
Penyelidikan dimulai setelah adanya lonjakan laporan kehilangan hewan piaraan nan meresahkan penduduk Ho Chi Minh City. Pada 11 Juni 2026, polisi sukses melacak keberadaan golongan ini dan melakukan penyergapan di beberapa letak penampungan.
Di letak tersebut, petugas menemukan pemandangan nan memprihatinkan: ratusan kucing hidup berdempetan di dalam kandang, sementara sekitar 80 ekor lainnya ditemukan sudah meninggal dan diawetkan di dalam es. Para tersangka mengaku bahwa transaksi pengiriman kucing ke pedagang dilakukan setiap dua hingga tiga hari sekali.
Data Operasi Penyelamatan Kucing di Vietnam
| Kucing Hidup Diselamatkan | 421 ekor (400 di letak utama, 21 di akomodasi terpisah) |
| Kucing Mati (Dalam Es) | ± 80 ekor |
| Tersangka Ditahan | 9 orang |
| Durasi Operasi Sindikat | 3 tahun |
| Kucing Kembali ke Pemilik | Sekitar 40 ekor |
Regulasi dan Perubahan Tren Sosial
Meskipun konsumsi daging anjing dan kucing secara teknis legal di Vietnam, setiap pedagang wajib mempunyai izin resmi nan menunjukkan asal-usul hewan tersebut. Dalam kasus ini, hewan-hewan tersebut merupakan hasil pencurian dari rumah-rumah warga, nan jelas melanggar hukum.
Lembaga kesejahteraan hewan Humane World for Animals memberikan apresiasi tinggi atas tindakan tegas kepolisian. Namun, mereka mencatat bahwa banyak hewan nan akhirnya meninggal akibat trauma dan kondisi jelek selama penyekapan. Organisasi ini sekarang tengah menyediakan support pangan dan medis bagi kucing-kucing nan tetap ditahan polisi sebagai peralatan bukti.
Data dari Humane World for Animals memperkirakan sekitar 5 juta anjing dan 1juta kucing dibantai setiap tahunnya di Vietnam untuk diambil dagingnya.
Meski demikian, survei tahun 2023 menunjukkan adanya perubahan sikap masyarakat nan signifikan. Mayoritas warga, terutama generasi muda dan pemilik hewan peliharaan, sekarang mulai menentang perdagangan daging anjing dan kucing serta mendukung adanya larangan resmi.
Pihak kepolisian saat ini tetap melanjutkan penyelidikan dan mengimbau penduduk nan merasa kehilangan hewan piaraan untuk segera melapor guna proses identifikasi lebih lanjut. (bbc/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·