Polisi Usut Kerja Sama di Balik Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, 13 Orang Saksi Diperiksa

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Polisi Usut Kerja Sama di Balik Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel, 13 Orang Saksi Diperiksa

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)

JAKARTA - Polisi mendalami kerja sama antara PT Lokta Karya Perbakin dengan Yayasan Harapan Ibu (HI), mengenai temuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Hingga kini, sebanyak 13 saksi telah diperiksa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, dari 13 saksi nan diperiksa, tiga di antaranya merupakan personel Polres Metro Jakarta Selatan nan mengetahui awal penemuan peralatan tersebut. Selain itu, polisi memeriksa pihak Yayasan Harapan Ibu dan dua tenaga kerja PT Lokta Karya Perbakin nan mempunyai izin impor.

"Termasuk ketua pengurus Yayasan HI periode 2025 sampai dengan 31 Mei 2026 ialah kerabat IWD, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin kerabat AHE, serta kerabat US, pihak nan memberikan info awal atas temuan peralatan diduga senjata," kata Budi kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

"Serta kerabat AK, kepala sekolah SD, serta beberapa pihak ialah personil pembina Yayasan HI tadi, serta beberapa pengurus dalam adanya perjanjian kerja sama antara PT LKP dengan yayasan HI," sambungnya.

Budi mengatakan, polisi juga tetap mendalami klaim bahwa ratusan senjata tersebut berangkaian dengan aktivitas ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah tersebut.

Pernyataan mengenai penggunaan senjata untuk ekskul menembak itu sebelumnya disampaikan Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin Alhadid Endar Putra.

"Ini tetap juga didalami. Ada arsip nan diserahkan untuk penyelenggaraan nan disampaikan adanya ekstrakurikuler. Ini tetap dilakukan pendalaman oleh interogator apakah sesuai dengan PKS ini pernah sudah ditandatangani, dilaksanakan, ataupun belum dilaksanakan," ujar Budi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com