Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi menutup sementara letak ibadah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Langkah tersebut diambil setelah video keributan di sekitar rumah ibadah itu viral di media sosial.
Penutupan sementara dilakukan berasas hasil musyawarah nan digelar abdi negara setempat berbareng sejumlah pihak. Lokasi ibadah sekarang dalam kondisi terkunci dan tidak digunakan hingga proses mediasi mengenai persoalan tersebut selesai.
Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan keputusan itu merupakan langkah sementara untuk menjaga situasi tetap kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara menunggu proses mediasi, berasas hasil musyawarah, letak aktivitas ibadah untuk sementara tidak digunakan dan dalam kondisi terkunci. Warga juga diminta tidak berkumpul di sekitar letak guna mencegah munculnya provokasi maupun potensi gesekan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Senin (21/9).
Keributan di depan GKPI Rajeg sebelumnya viral di media sosial. Setelah mendapat info tersebut, polisi mendatangi letak untuk memastikan situasi tetap kondusif dan kondusif.
Selanjutnya, abdi negara menggelar musyawarah nan dihadiri Camat Rajeg Oman Apriaman, Ketua FKDM Rajeg Suparji Rustam beserta anggota, ketua lingkungan setempat, sejumlah tokoh agama, serta perwakilan pihak GKPI.
Dalam musyawarah itu disepakati sejumlah langkah sementara untuk mencegah terjadinya kembali gesekan. Persoalan tersebut selanjutnya bakal dibahas melalui proses mediasi di tingkat Kecamatan Rajeg.
Indra mengatakan kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif selama proses penyelesaian berlangsung. Dia juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga ketenangan.
Menurutnya, pemerintah menjamin kewenangan setiap penduduk negara untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing. Karena itu, masyarakat diminta menahan diri dan tidak melakukan tindakan nan berpotensi memicu keributan.
"Yang paling utama adalah menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat," katanya.
Sebelumnya, video keributan di sekitar GKPI Rajeg beredar luas di media sosial. Terlihat sejumlah penduduk mendatangi rumah nan digunakan jemaat untuk beribadah. Warga meminta aktivitas ibadah dihentikan lantaran tempat tersebut dinilai belum mempunyai izin.
Dalam video nan beredar juga terlihat penduduk membawa senjata tajam.
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·