Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Mantan Pacar di Depok, Motif Tak Mau Diputusin

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Pria berinisial MFR, pelaku penganiayaan wanita di Depok saat diamankan polisi. Foto: Dok. Istimewa

Satreskrim Polres Metro Depok menangkap seorang laki-laki berinisial MFR atas kasus penganiayaan terhadap wanita berinisial N(21). Korban dan pelaku pernah mempunyai hubungan asmara.

"Penganiayaan terhadap perempuan, sudah kita sukses amankan. Jadi langsung tim Opsnal Krimum ataupun Jatanras bergerak sigap menindaklanjuti laporan, sudah kita lakukan penangkapan dan sekarang sudah dilakukan upaya paksa penahanan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama kepada wartawan, Senin (27/7).

Pria berinisial MFR pelaku penganiayaan wanita di Depok saat diamankan polisi. Foto: Dok. Istimewa

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Made menyebut dugaan penganiayaan tersebut berangkaian dengan persoalan hubungan asmara.

"Motifnya seperti rekan-rekan ketahui, itu berangkaian dengan masalah asmara," jelasnya.

Saat ini, terduga pelaku tetap menjalani proses investigasi lebih lanjut di Polres Metro Depok.

Pengakuan Korban

Sebelumnya, korban berinisial N mengaku mengalami kekerasan pada Senin (20/7/2026) di tempat kerjanya, area ITC Depok, setelah selesai melaksanakan salat Zuhur.

"Awal mulanya, lantaran dia nggak terima saya putusin. Terus, dia melakukan kekerasan, menarik tangan saya. Saya bilang, itu sakit," ujar N.

N mengaku hubungan dengan terduga pelaku telah berjalan selama empat tahun. Dalam tiga tahun terakhir, dia menyebut kerap mengalami kekerasan fisik.

"Kalau buat saat itu saya juga tetap memproses ya, Kak, buat diri saya sendiri. Aku juga tetap bingung jawabnya gimana. Karena memang sudah terbiasa kayak digituin sama dia," kata N.

Dalam keterangannya, N menyebut terduga pelaku sempat menarik kerudungnya, menonjok, hingga menendang bagian telinganya dari belakang.

"Terus, dari belakang, dia nendang kuping saya pakai kakinya. Aku juga nggak tahu itu kaki apa. Posisinya saya membelakangi dia, dia di belakang aku," ujarnya.

Selain mengalami kekerasan fisik, N juga mengaku mendapat ancaman dari terduga pelaku.

"Dia juga ada ngomong ke aku, kayak, 'Lo lihat, lo tahu kan gue orangnya, gue cari di mana pun lo berada.' Dia ngomong gitu. Itu membikin saya merasa takut," katanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan