Polisi Periksa 2 Warga Ihwal Pembakaran Lahan di Kotawaringin Timur

Sedang Trending 12 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, memeriksa dua penduduk nan diamankan mengenai dugaan pembakaran lahan di Jalan Lingkar Utara alias Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Baamang.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, pemeriksaan terhadap kedua penduduk tetap berjalan untuk mengumpulkan perangkat bukti dan memastikan ada alias tidaknya unsur tindak pidana.

"Kasus karhutla tetap berproses. Kemudian, mengenai nan baru diamankan di Kecamatan Baamang juga tetap kami lakukan proses. Kalau memang sudah terpenuhi perangkat bukti, segera kita sampaikan," kata Resky di Sampit, Sabtu (22/8), melansir Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan kedua penduduk tersebut diamankan setelah polisi menemukan dugaan aktivitas pembakaran lahan di area Jalan Lingkar Utara. Namun, status keduanya tetap sebagai orang nan diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik tetap mendalami peran masing-masing serta mengumpulkan perangkat bukti nan diperlukan dalam perkara tersebut.

"Ada dua orang nan diamankan itu di sekitar Jalan Lingkar Utara alias Jalan Ir Soekarno," ujarnya.

Sebelumnya, Polres Kotim menetapkan satu tersangka dalam kasus dugaan pembakaran lahan saat status tanggap darurat karhutla tetap bertindak di wilayah tersebut.

Resky mengatakan interogator terus berkoordinasi dengan kejaksaan untuk menentukan penerapan pasal sesuai hasil penyidikan.

"Setiap dugaan tindak pidana pembakaran lahan diproses berasas perangkat bukti nan sah melalui metode scientific investigation agar penetapan tersangka mempunyai dasar norma nan kuat," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam mengatakan penanganan karhutla pada 2026 lebih berat dibandingkan kondisi pada 2023.

"Kami jarang menghadapi situasi seperti ini, 2023 kami tidak sampai begini. Tapi di 2026 ini memang sangat luar biasa," ujar Multazam.

Berdasarkan info BPBD Kotim hingga 20 Agustus 2026, tercatat 401 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar lebih dari 1.394 hektare nan tersebar di sejumlah kecamatan.

(dmi)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional