Polisi Imbau Demo Tak Digelar di Bundaran HI, Sarankan Lokasi Lain

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta -

Polda Metro Jaya meminta golongan massa tidak melakukan tindakan unjuk rasa di area Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polisi menyebut Bundaran HI hingga Sudirman menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pusat perekonomian.

"Kita sama-sama mengetahui bahwa Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, Sudirman ini merupakan center of gravity nan ada di wilayah Jakarta. Pusat perekonomian, perhotelan internasional, pusat aktivitas kegiatan masyarakat, di mana pusat perbelanjaan, moda transportasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengatakan, andaikan letak tersebut dijadikan tempat letak tindakan bakal menggangu aktivitas masyarakat. Polisi mengimbau agar tindakan digelar di sejumlah titik lainnya.

"Apabila tempat-tempat ini dijadikan tempat penyampaian aspirasi bakal mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Kita kudu membangun empati, kita kudu berpikir bahwa aktivitas kegiatan masyarakatnya juga perihal nan penting," kata dia.

"DPR RI disiapkan letak di DPR RI. Jika ke Istana disiapkan di Silang selatan Monas dan beberapa titik lain di kementrian kelembagaan juga mempersiapkan lokasinya," imbuhnya.

Polda Metro Jaya, kata Budi, siap mengawal tindakan unjuk rasa agar melangkah tertib. Pihak kepolisian juga mengimbau massa untuk mematuhi patokan nan ada.

"Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sangat mengapresiasi bagi masyarakat, komponen masyarakat nan mau melakukan aktivitas penyampaian aspirasi di muka publik. Dengan adanya pemberitahuan, maka kami bakal mempersiapkan personel dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan," jelasnya.

Budi mengatakan, total ada 9.242 personel dikerahkan untuk mengamankan aksi. Personel itu dikerahkan untuk mengamankan 31 tindakan unjuk rasa dan 16 aktivitas masyarakat di wilayah norma Polda Metro Jaya.

Sebagai informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) juga bakal melakukan tindakan unjuk rasa di area Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus) hari ini.

Ketua BEM UI, Yatalatof Imawan sebelumnya mengatakan, tindakan unjuk rasa hari ini berjudul #MerebutKemerdekaan. BEM UI menyampaikan permintaan maaf andaikan demo nantinya bakal menimbulkan kemacetan

"Kepada penduduk Jakarta, kami minta maaf atas kemacetan hari ini. Namun ingat: kemacetan lampau lintas ini hanya beberapa jam, sedangkan kemacetan struktural, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan keadilan nan dipaksakan sudah delapan puluh satu tahun dan terus memburuk," kata Ketua BEM UI, Yatalatof Imawan, Selasa (18/8/2026).

Berikut 8 tuntutan BEM UI dalam tindakan unjuk rasa hari ini.
1. Hentikan kolonialisme negara atas rakyat sendiri
2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)
3. Wujudkan reforma agraria sejati
4. Turunkan nilai kebutuhan pokok dan BBM
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah
7. Tetapkan status musibah nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana
8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

(wnv/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News