Jakarta, CNN Indonesia --
Polda Metro Jaya telah menerima dua laporan terhadap pengamat politik Saiful Mujani terkait dugaan penghasutan. Dua laporan itu saat ini tetap dalam proses pendalaman.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta publik untuk tidak membawa perkara ini ke ranah rumor politik.
"Kami juga membujuk untuk kita sama-sama bijak, tidak menjadikan laporan dua penduduk masyarakat tadi mengenai tentang kriminalisasi, dibawa ke rumor SARA, politik," kata Budi kepada wartawan, Jumat (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga bakal kita dalami dari interogator dan silakan rekan-rekan untuk bisa mengawasi proses penyelidikan dan investigasi perkara-perkara nan ditangani," ujarnya menambahkan.
Disampaikan Budi, kepolisian mempunyai tanggungjawab untuk menerima setiap laporan nan dibuat oleh masyarakat. Setiap laporan, lanjut dia, bakal didalami oleh kepolisian.
Budi pun menyebut tidak semua laporan dari masyarakat bakal berujung pada proses pidana. Jika tak ditemukan unsur pidana, maka laporan itu bakal langsung dihentikan.
"Apabila tidak ditemukan unsur pidana, tidak ditemukan cukup bukti, tidak ada saksi nan mendukung, serta perangkat bukti merupakan bukan kaitan tentang pidana, ini juga bisa dilakukan penghentian dalam penyelidikan ataupun tidak diproses untuk mencapai ke proses penyidikan," tutur dia.
Sebelumnya, Saiful Mujani telah buka bunyi mengenai laporan tersebut. Menurut dia, laporan itu merupakan langkah nan sah, namun lebih baik pernyataan nan dia lontarkan itu direspons melalui sebuah tanggapan.
"Langkah nan sah. Tapi lantaran ini berada dalam wilayah civil society dan berada dalam corak sikap dan opini, maka sebaiknya ditanggapi saja," kata Saiful saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).
Mujani pun menyebut pelibatan abdi negara penegak hukum, dalam perihal ini kepolisian untuk mengurusi opini nan disampaikan penduduk justru bisa berakibat pada demokrasi.
"Tidak bagus untuk kerakyatan jika melibatkan negara [polisi] ikut ngurusin opini dan sikap politik warga, selain saya sudah mencederai orang lain secara bentuk alias menghilangkan kebebasan dan kewenangan orang lain," tutur dia.
"Bantah aja, kritik musuh kritik, tapi tak apa jika mau menunjukkan secara lebih jelas bahwa negara ini udah jadi makin fasis," sambungnya.
(dis/har)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·