Polda Metro Jaya Ungkap 127 Kejahatan Jalanan, Tangkap 173 Tersangka

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya mencatatkan pengungkapan 127 laporan polisi mengenai kejahatan jalanan selama periode 1-22 Mei 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 173 tersangka ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya berbareng Polres jajaran.

Pengungkapan itu disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin dalam konvensi pers di Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22/5).

"Polda Metro Jaya berbareng Polres jejeran telah mengungkap 127 laporan polisi dengan 173 tersangka. Dari jumlah tersebut, 38 tersangka ditangani Polda Metro Jaya dan 135 tersangka ditangani Polres jajaran," ujar Kombes Iman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun kasus nan diungkap meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor alias 3C. Kejahatan jalanan tersebut menjadi perhatian serius lantaran berakibat langsung terhadap rasa kondusif masyarakat.

Menurut Kombes Iman, sejumlah kasus nan sukses diungkap berasal dari laporan masyarakat dan video nan viral di media sosial. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, kajian rekaman CCTV, hingga pendalaman peralatan bukti.

"Beberapa kasus nan kami ungkap berasal dari video nan viral di media sosial. Informasi itu membantu kami dalam proses identifikasi, penyelidikan, hingga penangkapan terhadap para pelaku," katanya.

Polda Metro Jaya(Foto: Arsip Polda Metro Jaya)

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah peralatan bukti, antara lain kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, laptop, senjata api, kunci letter T, senjata tajam, rekaman CCTV, pakaian, serta peralatan hasil kejahatan.

Tak hanya melakukan penindakan, Polda Metro Jaya juga memperkuat langkah pencegahan melalui patroli skala besar di titik rawan, pembinaan pos keamanan lingkungan alias poskamling, serta pemanfaatan jaringan CCTV untuk membantu pengungkapan perkara.

Saat ini, lebih dari 24.000 titik CCTV telah terintegrasi di wilayah DKI Jakarta dan wilayah norma Polda Metro Jaya. Keberadaan CCTV itu dinilai membantu kepolisian mempercepat proses penyelidikan ketika terjadi tindak pidana.

"Kami terus melakukan upaya preventif melalui patroli skala besar secara rutin di titik-titik rawan. Kami juga melakukan pembinaan terhadap 150 poskamling untuk memperkuat keamanan lingkungan," tambah Kombes Iman.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan apresiasi atas peran masyarakat nan membantu memberikan info kepada kepolisian. Menurutnya, info sigap dari penduduk sangat membantu proses penanganan dan pengungkapan kasus kejahatan jalanan, termasuk curat, curas, dan curanmor.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat nan telah memberikan informasi. Peran masyarakat sangat membantu kepolisian dalam penanganan dan pengungkapan perkara," ujarnya.

Kombes Budi menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa kondusif kepada masyarakat. Ia memastikan setiap penindakan dilakukan sesuai prosedur norma dengan berpatokan pada asas legalitas, proporsionalitas, dan nesesitas.

"Penindakan ini menjadi pesan bagi para pelaku tindak pidana maupun pihak-pihak nan beriktikad melakukan kejahatan. Apabila masyarakat melihat, mengetahui, alias mengalami tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian terdekat alias melalui jasa 110," kata Kombes Budi.

Ia memastikan, Polri bakal terus datang di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan menjaga keamanan lingkungan.

"Polri bakal terus datang sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta menjalankan tugas sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan," pungkasnya.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional