Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Polda Metro Jaya menggelar angan berbareng untuk delapan korban hilang, termasuk lima jurnalis, saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.(Dok. Antara)

POLDA Metro Jaya berbareng Forum Wartawan Polri (FWP) menggelar shalat Jumat dan doa bersama untuk delapan korban nan dilaporkan lenyap saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Jumat (11/9). Delapan korban tersebut terdiri dari lima wartawan dan tiga awak kapal nan hingga sekarang tetap dalam proses pencarian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa aktivitas nan diinisiasi oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) ini bermaksud memohon keselamatan bagi para korban.

"Kita sama-sama mendoakan semoga delapan orang, di mana lima di antaranya adalah rekan-rekan wartawan dan tiga awak kapal, segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Budi di Aula Satyahaprabu, Jakarta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, turut menyampaikan harapannya agar operasi pencarian membuahkan hasil secepatnya. Ia juga mendoakan agar family korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

Rangkaian ibadah dipimpin oleh Ustadz Jauhari Akbar dengan pembacaan Surat Al-Fatihah dan angan keselamatan khusus. Sementara itu, di letak pencarian, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah memasuki hari keempat operasi SAR dengan skala nan diperluas.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan 13 kapal alutsista nan disebar ke empat sektor pencarian. Armada nan diterjunkan meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, hingga KRI Leuser 924 dan beragam kapal pendukung lainnya dari TNI AL dan Polri.

Polda Metro Jaya juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak nan bersinergi dalam proses evakuasi, termasuk BPBD, Basarnas, Lanal, Polda Banten, serta support dari organisasi pers nan terus memantau perkembangan rekan mereka di lapangan. (Ant/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia