Polda Maluku dan Imigrasi Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Perbatasan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

, AMBON, – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku untuk meningkatkan pengawasan orang asing di wilayah perbatasan dan kepulauan. Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi potensi kejahatan lintas negara nan dapat menakut-nakuti kedaulatan dan keamanan wilayah.

Pertemuan antara Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto dan Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Gindo Ginting berjalan di Mapolda Maluku, Ambon, Selasa. Kedua ketua sepakat bahwa posisi geografis Maluku nan berbatasan langsung dengan negara tetangga menuntut pengawasan ketat terhadap lampau lintas orang maupun barang.

"Kami berambisi kerja sama nan selama ini terjalin dapat terus diperkuat sehingga pengawasan terhadap lampau lintas orang asing maupun peralatan dari negara tetangga dapat dilakukan secara lebih efektif," ujar Irjen Pol. Dadang Hartanto.

Antisipasi Ancaman Kejahatan Transnasional

Menurut Kapolda, sinergi antara kepolisian dan imigrasi merupakan langkah krusial untuk menghadapi beragam ancaman. Ancaman tersebut meliputi masuknya orang asing secara ilegal, penyelundupan barang, tindak pidana lintas negara, hingga kejahatan transnasional seperti perdagangan orang dan peredaran narkotika.

Polda Maluku berkomitmen untuk terus membuka ruang koordinasi dengan jejeran Imigrasi. Hal ini bermaksud agar setiap persoalan nan ditemukan di lapangan dapat ditangani secara sigap dan sesuai ketentuan norma nan berlaku.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, menegaskan bahwa penguatan koordinasi ini menjadi fondasi krusial dalam menjaga keamanan wilayah. “Sinergi antara Polri dan Imigrasi menjadi fondasi krusial dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menghadapi ancaman kejahatan transnasional seperti penyelundupan, perdagangan orang, peredaran narkotika, hingga pelanggaran keimigrasian," ucapnya.

Dukungan Pengamanan Proyek Strategis Blok Masela

Di sisi lain, Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku, Gindo Ginting, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), khususnya Polda Maluku. Pihaknya juga tengah menyiapkan penguatan pengawasan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kawasan tersebut menjadi letak pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela. "Kehadiran personel Imigrasi di area Tanimbar merupakan bagian dari upaya mendukung aktivitas investasi strategis di Blok Masela sekaligus memastikan seluruh aktivitas orang asing berjalan sesuai ketentuan," kata Gindo.

Gindo menjelaskan bahwa jaringan kerja Imigrasi telah menjangkau seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Dengan cakupan nan luas ini, info mengenai keberadaan orang asing maupun potensi pelanggaran keimigrasian dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi.

Kombes Pol. Rositah Umasugi menambahkan, Polda Maluku bakal terus memperkuat kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan investasi strategis di area timur Indonesia.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional