Polda Jateng Bantu Water Bombing ke Kebakaran TPA Putri Cempo Solo

Sedang Trending 38 menit yang lalu

Solo, CNN Indonesia --

Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jawa Tengah memasuki hari ketiga, Jumat (4/9).

Teknik penyiraman air secara masif dari udara namalain water bombing pun digunakan untuk menjinakkan api kebakaran lahan tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo Ari Dwi Daryatmo mengatakan water bombing dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini dari Polda Jateng bakal membantu mengenai dengan water bombing. Rencana bakal dilaksanakan hari ini sekitar 2 jam," kata Ari.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Indradi menjelaskan water bombing menyasar area kebakaran nan susah dijangkau lewat darat, terutama di lereng-lereng curam di gunung sampah di TPA Putri Cempo.

"Kalau dari tim darat, akses ke area nan sisi Timur itu kan terbatas," kata Indradi.

Ia menambahkan, upaya pemadaman oleh tim darat bakal dihentikan selama water bombing berlangsung. Hal itu dilakukan atas pertimbangan keamanan personel.

"Untuk sementara aktivitas dari tim kami dari Damkar dan teman-teman semuanya berakhir dulu sampai kelak selesai water bombing," kata dia.

Sebelumnya upaya penanggulangan kebakaran TPA Putri Cempo dengan teknik water bombing, diungkap Wali Kota Solo Respati Ardi pada Kamis (3/9) sore.

Kebakaran TPA terbesar se-Soloraya itu telah berjalan sejak Rabu (2/9) malam, dan terus meluas pada Kamis kemarin.

Saat memberikan keterangan pada Kamis kemarin, Respati mengatakan sejauh itu petugas campuran melakukan penyekatan agar kebakaran tak meluas.

Selain pemadaman api, Respati juga menyinggung upaya penanganan akibat kesehatan terhadap penduduk di sekitar TPA Putri Cempo.

Pemkot Solo telah membagikan masker ke masyarakat terdampak.

Selain itu, dia bilang, Dinas Kesehatan Kota Solo juga menyiagakan tabung oksigen untuk menangani penduduk nan mengalami gangguan pernafasan.

"Warga nan terdampak juga sudah kami pemindahan dengan layak dan baik," kata dia.

(syd/kid)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional