Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin untuk pertama kalinya berkantor di PBNU, Jumat (4/9/2026). Ia mulai menjalankan aktivitasnya setelah terpilih dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
"Alhamdulillah hari ini saya bisa di Kantor PBNU dan hari ini saya memulai kegiatan-kegiatan setelah kemarin Tanggal 31 (Agustus 2026), hari Senin, akhir daripada aktivitas Muktamar, saya dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Mohon support panjenengan semuanya," kata Gus Kikin di Kantor PBNU.
Dalam kepemimpinannya, Gus Kikin mengatakan bakal konsentrasi pada upaya mewujudkan kemaslahatan umat. Menurutnya, saat ini sudah banyak pihak nan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan PBNU dalam menjalankan beragam langkah kemasyarakatan nan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan nahdliyin di akar rumput.
“Kita bakal segera beraktivitas dan melakukan khidmat untuk masyarakat, demi kemaslahatan umat,” katanya di Kantor PBNU.
Untuk merealisasikan perihal tersebut, Gus Kikin bakal terlebih dulu melengkapi kepengurusan PBNU berbareng tim formatur. Ia memastikan proses tersebut bakal dilakukan sesegera mungkin.
Terkait persyaratan kepengurusan, Gus Kikin tidak menampik pentingnya mengintegrasikan pola penentuan pengurus dengan tetap memperhatikan syarat kaderisasi nan telah ditetapkan organisasi serta petunjuk spiritual.
“Tentu selain perihal tersebut, juga bakal dilakukan istikharah, meminta petunjuk kepada Allah SWT. agar ke depannya PBNU dengan pengurus nan mumpuni, berpihak kepada umat, juga didasari oleh prinsip dan tradisi spiritual kita di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·