Polda Banten Kerahkan Tim untuk Ikut Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Polda Banten Kerahkan Tim untuk Ikut Mencari Jurnalis Hilang di Selat Sunda Tim campuran saat melakukan pencarian rombongan wartawan nan lenyap di Selat Sunda.(Dok. Basarnas)

KEPOLISIAN Daerah Banten (Polda Banten) mengerahkan tim campuran untuk mencari kapal sigap (speedboat) nan membawa rombongan wartawan nan dilaporkan lenyap kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Rombongan tersebut, diketahui tengah melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki mengonfirmasi bahwa operasi pencarian melibatkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI, serta tim terpadu penanggulangan bencana.

"Sudah mulai melakukan pencarian dari Polair kita berbareng Basarnas, sama tim terpadu dari penanggulangan bencana, semua sudah membantu mencari itu," ujar Hengki saat berkomunikasi dengan Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar, Selasa (8/9) malam.

Kendala Cuaca Ekstrem

Hengki menjelaskan bahwa operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada Selasa malam lantaran kondisi cuaca nan memburuk. Gelombang tinggi, angin kencang, serta jarak pandang nan terbatas menjadi halangan utama bagi tim di lapangan.

"Tim tadi sudah mencari, tapi belum dapat lantaran dihentikan oleh cuaca gelap, sudah malam hari, maupun ombaknya agak besar, angin, dan ada angin kencang," tambahnya. Ia menegaskan pencarian bakal dilanjutkan dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan personel.

Direktur Polairud Polda Banten Komisaris Besar Polisi Eko Hartanto menambahkan, pencarian bakal dioptimalkan pada Rabu (9/9) pagi dengan mengerahkan kapal Basarnas sepanjang 40 meter nan dinilai lebih mumpuni menghadapi akibat perairan Selat Sunda.

"Jarak pandang hanya satu mil saja. Ada erupsi, gelombang juga tinggi," kata Eko mengenai hambatan pencarian di radius delapan mil dari Pantai Carita sebelumnya.

Kronologi Hilang Kontak

Berdasarkan info Kantor SAR Banten, speedboat tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu korban mengirimkan letak terkini (share location) kepada rekan wartawan di Lampung.

Kapal tersebut dinyatakan lenyap kontak pada pukul 15.04 WIB di titik koordinat diduga 6°14'40.52"S dan 105°40'49.48"T. Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebut penyisiran hingga Selasa petang di sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang tetap membuahkan hasil nihil.

Data Korban

Hingga saat ini, tercatat sedikitnya tujuh orang nan berada di dalam kapal tersebut dan tetap dalam proses pencarian, yaitu:

  • M Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto LKBN ANTARA)
  • Ari Basuki (Merdeka)
  • Yudhis (iNews)
  • Daus (Anadolu)
  • Donal (Pewarta Lepas/Freelance)
  • Dua orang lainnya (Masih dalam proses pendataan)

Pihak kepolisian meminta masyarakat alias pihak mengenai segera memberikan info jeli jika menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan tersebut guna mempercepat proses evakuasi. (Ant/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia