Atlet berkuda Narantraya Jeihan Widjaya berbareng Willoo saat berkompetensi di kelas Show Jumping 105 cm U21 Piala Panglima TNI 2026. Jeihan meraih posisi runner-up.(dok. pribadi)
ATLET berkuda berumur 12 tahun, Narantraya Jeihan Widjaya, menjadi runner-up kelas Show Jumping 105 cm U21 pada Piala Panglima TNI 2026. Ia bersaing dengan rider nan usianya jauh lebih tua.
Jeihan tampil berbareng Willoo, kuda dari Almor Stable. Pada Round 1, dia mencatat waktu tercepat, 63,81 detik. Namun, satu rintangan jatuh sehingga dia mendapat empat jumping penalty.
Penalti tersebut tidak menggugurkan Jeihan. Catatan waktunya tetap menjadi nan terbaik dan membawanya ke babak Jump-Off.
Pada babak penentuan, Jeihan kembali menyelesaikan lintasan berbareng Willoo dalam 43,97 detik. Catatan itu menempatkannya di posisi kedua kelas 105 cm U21.
Bagi Jeihan, hasil tersebut bukan sekadar podium. Ia memang sengaja berkompetisi di kelas nan berada di atas golongan usianya untuk menghadapi persaingan nan lebih berat.
Anny Gunadi, orangtua Jeihan, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk membentuk mental bertanding dan menguji keahlian Jeihan menghadapi rider nan lebih berpengalaman.
Pengalaman di Piala Panglima TNI menjadi bagian dari persiapan Jeihan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Ia bakal mewakili Kota Bekasi pada arena tersebut.
Jeihan tetap kudu membenahi sejumlah aspek, terutama teknik, konsistensi, dan mental bertanding. Hasil di Bandung Barat memberinya satu modal krusial bahwa dia bisa menembus Jump-Off di kelas U21 meski baru berumur 12 tahun. (B-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·