Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) tetap menyelidiki kasus mahasiswa berinisial AZ nan kepergok berkecupan dengan seorang laki-laki di selasar perpustakaan kampus, Selasa (2/6).
PNJ telah mengambil langkah penanganan terhadap dugaan pelanggaran tata tertib tersebut. Melalui siaran pers resmi nan diterbitkan pada Selasa (2/6), PNJ menyebut kejadian nan terjadi di sekitar Gedung Perpustakaan itu langsung ditindaklanjuti oleh Satuan Pengamanan berbareng perwakilan mahasiswa sesuai prosedur nan berlaku.
Pihak kampus menyatakan langkah pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kondusivitas lingkungan pendidikan.
"Individu nan terlibat kemudian diamankan dan dimintai keterangan awal guna memperoleh info secara objektif dan menyeluruh mengenai peristiwa tersebut," tulis PNJ dalam rilisnya.
PNJ juga mengungkapkan bahwa ketua kampus, termasuk Wakil Direktur I Bidang Akademik beserta jejeran terkait, segera melakukan proses penjelasan awal sebagai bagian dari penanganan institusi.
Selain melakukan klarifikasi, kampus turut berkomunikasi dengan family mahasiswa nan berkepentingan pada hari nan sama sebagai corak tanggung jawab dan pendampingan. Setelah proses penjelasan selesai, kedua perseorangan nan terlibat didampingi petugas keamanan untuk meninggalkan area kampus.
"Saat ini situasi kampus disebut tetap aman, tertib, dan kondusif," katanya.
PNJ menegaskan proses penanganan internal tetap berlangsung. Kasus tersebut saat ini tengah ditelaah oleh Komisi Disiplin berbareng unit mengenai sesuai kewenangan dan ketentuan nan bertindak di lingkungan kampus.
PNJ menyatakan berkomitmen menangani dugaan pelanggaran tersebut secara profesional, objektif, dan proporsional dengan tetap mengedepankan asas kehati-hatian, keadilan, prasangka tak bersalah, serta penghormatan terhadap hak-hak seluruh pihak nan terlibat.
Sehubungan dengan beredarnya beragam pengarsipan visual di media sosial, PNJ mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat masyarakat untuk menghentikan penyebaran foto, video, maupun info nan berangkaian dengan peristiwa tersebut.
Menghormati privasi pihak-pihak nan terlibat serta menghindari penyebaran info nan belum terverifikasi.
PNJ membujuk seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga suasana kampus nan aman, tertib, saling menghormati, serta menjunjung tinggi etika akademik.
"Siaran pers ini disampaikan sebagai corak keterbukaan info kepada publik sekaligus untuk mencegah berkembangnya info nan tidak jeli dan spekulatif," tutup PNJ.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·