PNJ Pastikan Profesional dan Objektif Tangani Mahasiswa Ciuman Sesama Jenis

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta - Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) tetap melakukan penelaahan dan penanganan secara internal peristiwa mahasiswa kepergok ciuman sesama jenis di kampus. PNJ memastikan bakal bersikap profesional, objektif dan proposional dalam menangani kasus tersebut.

"Proses penyelesaian internal PNJ menegaskan bahwa proses penelaahan dan penanganan internal tetap berlangsung. Kasus ini sedang ditelaah oleh Komisi Disiplin serta unit mengenai sesuai kewenangan masing-masing dan ketentuan nan bertindak di lingkungan PNJ," tulis keterangan resmi PNJ nan diterima Kamis (4/6/2026).

"Dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut, PNJ berkomitmen untuk bertindak secara profesional, objektif, dan proporsional dengan tetap mengedepankan asas kehati-hatian, keadilan, prasangka tak bersalah, serta penghormatan terhadap hak-hak setiap pihak nan terlibat," lanjutnya.

PNJ mengimbau mahasiswa dan civitas akademika kampus, serta masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video peristiwa mahasiswa kepergok ciuman sesama jenis. PNJ meminta privasi keduanya untuk dihormati.

"Imbauan menjaga ruang digital sehubungan dengan beredarnya beragam pengarsipan visual di media sosial, PNJ mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk menghentikan penyebaran foto, video, maupun info nan berangkaian dengan peristiwa tersebut," demikian pernyataan PNJ.

"Menghormati privasi pihak-pihak nan terlibat serta menghindari penyebaran info nan belum terverifikasi. Menjaga ruang digital nan sehat, etis, dan bertanggung jawab," lanjutnya.

Selain itu, PNJ juga membujuk seluruh pihak untuk lingkungan kampus tetap tertib dan kondusif. PNJ meminta masyarakat mempercayakan penyelesaian persoalan oleh pihak kampus.

"Percayakan proses penanganan dan penyelesaian kasus kepada otoritas resmi kampus sesuai sistem nan berlaku. PNJ membujuk seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga suasana kampus nan aman, tertib, saling menghormati, serta menjunjung tinggi etika akademik. Institusi bakal menangani setiap laporan dan dugaan pelanggaran secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan nan bertindak dengan tetap menghormati kewenangan seluruh pihak nan terlibat," imbuhnya.

Sebelumnya, ayah mahasiswa PNJ berinisial ARM minta maaf hingga bersujud di hadapan pihak kampus atas perbuatan anaknya. Dalam video nan beredar di media sosial, kedua pelaku ciuman sesama jenis tampak dikerumuni mahasiswa PNJ pada Selasa (2/6) malam di kampus PNJ, Depok.

Ayah pelaku hanya bisa menunduk dan berulang kali memegang kepala saat ARM memberi penjelasan di depan mahasiswa dan pihak kampus PNJ. Ayah ARM kemudian berdiri dan meminta maaf terhadap seluruh mahasiswa dan pihak PNJ.

"Saya minta maaf sama lembaga nan dahsyat ini, saya minta maaf untuk semuanya. Malu saya," ujar ayah ARM sembari bersujud.

Kepala Humas PNJ Andhika Rizkyansyah membenarkan kehadiran ayah ARM kemarin malam. Dia juga membenarkan ayah pelaku sempat sujud dan meminta maaf.

"Sesuai video nan ada di media, sepertinya demikian. (Yang sujud) ortu mahasiswa, bukan nan eksternal," ujar Andhika saat dimintai konfirmasi, Rabu (3/6). (dek/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News