PMI Probolinggo Terjunkan Relawan Padamkan Karhutla Gunung Bromo

Sedang Trending 1 jam yang lalu
PMI Probolinggo Terjunkan Relawan Padamkan Karhutla Gunung Bromo Foto udara sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran rimba di Blok Bantengan, area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Balai Besar TNBTS menutup sementara akses wisata melalui pintu ma(. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom.)

PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo turut serta dalam operasi pemadaman kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan melanda area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kepala Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Informasi PMI Kabupaten Probolinggo, Soedjono, menyatakan bahwa pihaknya berbareng lembaga mengenai kudu bekerja ekstra keras memadamkan api di medan pegunungan nan terjal. Operasi ini dilakukan dengan beragam keterbatasan perangkat di tengah kondisi geografis nan ekstrem.

Kolaborasi Lintas Instansi

Operasi pemadaman ini merupakan kerja sama tim campuran nan melibatkan beragam unsur, antara lain:

  • PMI Provinsi Jawa Timur dan PMI Kabupaten Probolinggo
  • BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, dan BPBD Kabupaten Malang
  • TNI dan Polri
  • Masyarakat setempat

Dalam upaya tersebut, tim mengerahkan sejumlah sarana pendukung seperti ambulans PMI, truk tangki air dari BPBD dan Damkar, hingga penggunaan teknologi drone water bombing milik BPBD Provinsi Jawa Timur.

Kendala Medan dan Cuaca Ekstrem

Meski telah mengerahkan beragam alat, Soedjono mengungkapkan adanya sejumlah hambatan signifikan di lapangan. Salah satunya adalah keterbatasan kapabilitas drone nan hanya bisa mengangkut sekitar 100 liter air per penerbangan. Jumlah ini dinilai kurang efektif untuk memadamkan titik api nan tersebar luas.

Kondisi geografis Gunung Bromo juga menjadi tantangan berat. Tim kudu menghadapi tebing dengan kemiringan mencapai 70 derajat, sementara sumber air berada jauh dari letak kebakaran. Faktor alam lainnya seperti cuaca kering, angin kencang, dan kabut tebal turut mempercepat penyebaran api sekaligus membatasi jarak pandang petugas.

PMI menegaskan komitmennya untuk memberikan support penuh, baik melalui pengerahan personel relawan maupun support logistik. Upaya manual dengan peralatan sederhana tetap terus dilakukan sembari menunggu efektivitas pemadaman dari udara.

Soedjono berambisi kerjasama seluruh unsur ini dapat segera membuahkan hasil agar kelestarian area konservasi TNBTS tetap terjaga. Selain itu, pemadaman sigap diharapkan dapat memulihkan aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Gunung Bromo agar kembali normal. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia