Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengungkapkan pelaku penembakan massal di sebuah sekolah berada dalam kondisi stres. Selain itu, pelaku juga telah merencanakan serangan tersebut, Jumat (7/8).
"Polisi menginterogasi kawan dekatnya nan mengatakan tersangka mengalami stres mengenai sekolahnya," kata Anutin kepada para wartawan di letak kejadian di Provinsi Nonthaburi, seperti dikutip dari AFP.
"Tindakannya juga menunjukkan bahwa dia telah merencanakan (penembakan) dengan jelas," sambung dia.
Sebelumnya, menurut laporan kepolisian Thailand, penembakan massal di provinsi nan berbatasan dengan ibu kota Bangkok itu menewaskan tujuh orang, termasuk pelaku.
Pelaku juga membunuh kakeknya sebelum bertindak di sekolah. Penembakan massal dilakukan menggunakan senjata milik sang kakek.
Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong mengatakan korban tewas terdiri dari pembimbing dan siswa. Selain korban tewas terdapat pula belasan korban luka.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·