PLN Indonesia Power Bidik Ekspansi Bisnis di Kawasan Amerika Latin & Karibia

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Petugas PLN Indonesia Power (PLN IP) mengecek proyek PLTS. Foto: PLN IP

PLN Indonesia Power (PLN IP) membidik kesempatan ekspansi upaya di kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar). Langkah nyata tersebut ditegaskan melalui partisipasi dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean nan diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Ruang Nusantara, Kemenlu RI, Jakarta.

Keterlibatan PLN Indonesia Power dalam forum tersebut mengusung misi krusial untuk meningkatkan brand awareness korporasi di level global, sekaligus menjajaki kesempatan kerja sama investasi antarnegara. Kawasan Amerika Latin dan Karibia dinilai sebagai mitra nan sangat potensial seiring dengan pertumbuhan kemitraan jual beli nan semakin bergerak dengan Indonesia.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menegaskan bahwa area Amerika Latin dan Karibia menjadi salah satu wilayah strategis nan sejalan dengan agenda ekspansi dan pengembangan bisnis berkepanjangan perusahaan di tingkat global.

"Kawasan Amerika Latin dan Karibia mempunyai potensi besar dalam pengembangan daya bersih, dan kami siap menghadirkan pengalaman, teknologi, serta kapabilitas nan telah kami bangun di Indonesia untuk menciptakan nilai tambah berbareng para mitra internasional," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (7/6).

Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi daya menuju masa depan nan lebih berkelanjutan.

Lebih lanjut, Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah memaparkan kesiapan perusahaan dalam menangkap kesempatan investasi dan kerja sama konkret di area tersebut. Ia menjelaskan bahwa PLN Indonesia Power saat ini mempunyai kapabilitas end-to-end dalam mengelola pembangkit nasional berkapasitas mencapai 22,1 GW, serta pengalaman dalam mengembangkan beragam proyek daya baru terbarukan dan solusi daya berkelanjutan.

Ilustrasi Pulau di Karibia Foto: Shutterstock

"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan kelebihan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kerjasama seluas-luasnya bagi para mitra di area Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi nan saling menguntungkan," ujarnya.

Julita menambahkan, pengalaman dan kapabilitas perusahaan dalam pengembangan daya bersih menjadi modal krusial untuk memperluas penetrasi di pasar daya hijau global. Menurutnya, dengan support radiasi mentari nan tinggi di area tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek Solar PV berskala besar.

"Selain itu, kami juga memandang kesempatan besar pada pengembangan Mini Hydro dengan memanfaatkan kelebihan teknologi turbin andal nan kami miliki. Kami membuka ruang kerjasama seluas-luasnya untuk studi kepantasan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," terangnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno menegaskan pentingnya mempererat kerja sama investasi antarnegara di sektor daya berbareng area Amerika Latin dan Karibia.

"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor daya ke area Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama nan telah melangkah di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi nan saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi upaya Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno pada forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean bulan lalu.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan