Menurut Jaya Negara, aktivitas bersih-bersih dan penanaman pohon tidak hanya bermaksud memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi beragam tantangan lingkungan, mulai dari persoalan sampah hingga akibat perubahan iklim.
Dia mengatakan, penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang nan bakal memberikan faedah ekologis bagi kota, sementara tindakan bersih-bersih menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian sosial nan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Denpasar.
"Ketika masyarakat bergerak bersama, sekecil apa pun langkah nan dilakukan bakal memberikan akibat besar bagi keberlanjutan lingkungan kita," kata Jaya Negara.
Lebih lanjut, dia membujuk seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai aktivitas berkepanjangan nan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari sumbernya, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, hingga ikut serta dalam penghijauan kota.
"Mari kita jadikan Denpasar sebagai rumah berbareng nan nyaman, asri, dan lestari. Dengan kerjasama nan kuat antara pemerintah, bumi usaha, komunitas, dan masyarakat, saya percaya kita bisa mewujudkan Denpasar nan semakin maju, berbudaya, dan berwawasan lingkungan demi masa depan nan lebih baik," papar Jaya Negara.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·