Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menyindir PDIP usai salah satu pentolan kadernya nan sekaligus eks Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto terlihat dalam tindakan mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jumat (12/6) lalu.
Jazilul mengingatkan PDIP untuk bersikap tegas namalain tak abu-abu soal posisinya di pemerintahan.
"Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa nan menjadi janji Pak Presiden," ujar Jazilul di kompleks parlemen, Kamis (18/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, semua partai sekarang tengah bekerja sama membantu program pemerintah. Untuk bekerja sama, semua partai kudu mempunyai komitmen persatuan dan soliditas.
Jazilul menegaskan partai koalisi pemerintah tak mempermasalahkan keputusan setiap partai untuk berada di luar alias di dalam pemerintahan. Namun, dia tak mau ada di antaranya nan bersikap abu-abu.
"Tapi, jika ada kesan mengganggu, itu tidak baik untuk menjalankan program, gitu. Jadi, posisinya agar gentle saja," katanya.
Ketua Fraksi PKB di DPR itu menyebut posisi PDIP saat ini belum tegas. Dia tak memahami sikap PDIP sebagai partai penyeimbang.
"Belum, belum [tegas]. Karena selama ini memang ada kesan gitu, di sana dan di sini, belum tegas posisinya. Menyeimbangkan kayak apa, itu nggak paham," katanya.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebelumnya menegaskan PDIP tak terlibat dalam sejumlah tindakan demonstrasi mahasiswa di Jakarta dan beberapa daerah. Menurut dia, posisi PDIP sejak awal tegas.
Said juga menyebut keberadaan Andi dalam demo di Bundaran HI tak mengenai dengan partai.
"Termasuk ketika termonitor oleh beragam pihak, keikutsertaan alias jalan-jalan nan terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDI Perjuangan," katanya kemarin.
CNNIndonesia.com telah menghubungi Andi Widjajanto melalui pesan singkat. Namun, hingga buletin ini ditulis, nan berkepentingan belum merespons.
PDIP balas PKB
Anak buah Megawati Soekarnoputri nan merupakan Ketua DPP PDIP Deddy Yevry Sitorus menyindir kembali PKB. Deddy meminta Jazilul untuk tak ikut kombinasi dan konsentrasi mengurus partainya. Dia menegaskan sikap PDIP telah tegas sejak awal lantaran merupakan keputusan hasil Kongres partai.
"Lebih baik Jazilul urus partainya sendiri dari pada ngurusi orang lain. Sikap dan posisi PDI Perjuangan itu merupakan keputusan organisasi melalui Kongres, Rakernas dan lembaga Ketua Umum sebagai pemegang mandat prerogatif," ujar Deddy saat dihubungi, Kamis (18/6).
"Jadi tidak bisa seenaknya kader partai lain mendesak kami untuk melakukan apapun. Memangnya dia siapa?" Imbuhnya.
Deddy menyarankan Jazilul untuk memperbanyak literasi soal sistem pemerintahan, terutama perbedaan antara parlementer dan presidensial.
Menurut dia, terminologi oposisi hanya dikenal dalam sistem parlementer nan terdiri dari 2 kubu partai dominan dengan ideologi nan saling bertentangan. Sehingga, saat satu koalisi menang dalam pemilu, partai alias koalisi lain otomatis menjadi oposisi di parlemen.
"Kedua kubu itu dipisahkan oleh sistem dan garis ideologi nan jelas dan tegas," katanya.
Sementara di Indonesia, terang Deddy, nan menganut sistem presidensial, pedoman ideologi partai nyaris seragam, Pancasila. Sehingga, partai hanya nyaris dibedakan pada kebijakan dan kegunaan oposisi beranjak menjadi kegunaan checks and balances oleh DPR.
"Jadi politik di Indonesia relatif tidak mengenal koalisi nan diperlukan untuk membentuk pemerintahan apalagi oposisi yg merupakan keharusan di sistem parlementer," katanya.
Deddy menegaskan bahwa posisi PDIP dalam pemerintahan sudah tegas berada di luar pemerintahan dan sebagai penyeimbang. Posisi itu krusial lantaran DPR didominasi partai pemerintah.
"Kurang terang benderang apa urusan ini bagi dia? Saya tidak tahu maksud pernyataan dia lantaran enggak paham, mau mengadu domba dengan pemerintah alias lantaran galau karena tidak maksimal sebagai partai maupun fraksi di DPR?" Kata Deddy.
(thr/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·