Bogor -
Polisi menangkap laki-laki yang diduga mencabuli anak laki-laki berumur 12 tahun di Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku disebut telah empat kali melakukan tindakan bejatnya itu.
Entin Martini selaku pendamping korban mengatakan kedekatan korban dengan pelaku sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Sejak saat itulah, pelaku melancarkan tindakan bejatnya.
"Sebenarnya jika kedekatan nan arah ke pelecehan itu dari kelas 4, kelas 5 SD sampai kelas 6 dan itu sudah dilakuinnya itu 4 kali." kata Entin, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku disebut mencabuli korban di tempat usahanya. Saat ini, Entin mengatakan korban menjadi lebih pendiam dan tidak percaya diri akibat kejadian itu.
"Lebih banyak pendiam ya, jadi banyak diam, merasa apa ya nggak percaya diri gitu. Dan kami juga sudah pendampingan ke psikologi," jelasnya.
Modus Iming-iming Pinjam HP
Sebelumnya, seorang laki-laki ditangkap polisi usai diduga mencabuli anak laki-laki berumur 12 tahun di Kecamatan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pria itu diduga melakukan pencabulan dengan modus meminjamkan handphone (HP).
"Gambarannya ini ada seorang laki-laki dewasa mengiming-imingi itu pinjam HP dan diajak ke tempat usahanya. Di situ terjadi pelecehan," kata pendamping korban, Entin Martini.
Dia mengatakan pelaku juga merekam tindakan bejatnya. Pelaku disebut mengirimkan rekaman itu kepada orang tua korban.
Entin mengatakan korban tidak pernah bercerita. Aksi bejat pelaku terbongkar usai rekamannya terkirim ke orang tua korban.
"Nggak ada sama sekali. Nggak ada, nggak ada cerita dan terbongkar pun itu lantaran chat dari pelaku gitu," ucapnya.
Saat ini, pelaku sendiri tetap dalam pemeriksaan interogator kepolisian. Pihak kepolisian tetap memeriksa sejumlah saksi dalam laporan tersebut.
"Orangnya sudah diamankan, hanya tetap dalam (pemeriksaan) 1x24 jam, jadi kita belum tetapin status. Iya ini kita lagi proses, lagi kita periksa saksi-saksi," kata Kasatres PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri.
(rdh/mea)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·