Pembalap Alpine Pierre Gasly(AFP/MANAURE QUINTERO)
PERUBAHAN dramatis terjadi pada hasil akhir GP Monako. Pembalap Alpine, Pierre Gasly, secara resmi dinyatakan kembali menempati posisi ketiga setelah timnya sukses memenangkan banding atas penalti pit-lane speeding nan sebelumnya menjatuhkan posisinya.
Gasly awalnya merosot ke urutan ketujuh setelah dijatuhi dua kali penalti lima detik lantaran dianggap melampaui pemisah kecepatan di jalur pit. Namun, melalui prosedur 'right of review', Alpine sukses membuktikan bahwa info nan digunakan pengawas balapan (stewards) tidak jeli akibat perubahan bentuk pada lintasan pit tahun ini.
Kesalahan Kalkulasi Jarak
Investigasi mengungkap bahwa terdapat selisih jarak sebesar 77 sentimeter antara rute terpendek nan bisa diambil mobil dengan jarak nan digunakan otoritas dalam sistem kalkulasi kecepatan. Karena pemisah kecepatan diukur berasas waktu tempuh di antara loop sensor, selisih jarak nan sangat mini ini menyebabkan kalkulasi kecepatan menjadi lebih tinggi dari kebenaran sebenarnya.
Berdasarkan info Alpine, Gasly terbukti tidak pernah melampaui pemisah 60 km/jam. Mayoritas pelanggaran nan tercatat hanya menunjukkan kelebihan 0,1 km/jam, nan setelah dikoreksi dengan jarak nan tepat, rupanya tetap berada di bawah pemisah legal.
Daftar Pembalap Terdampak Penalti Pit Lane
| Pierre Gasly | Alpine | Penalti dibatalkan, kembali ke posisi 3. |
| Lewis Hamilton | Ferrari | Tetap di posisi 2 (penalti dijalankan saat Safety Car). |
| Oscar Piastri | McLaren | Turun ke posisi 5 setelah Gasly naik. |
| George Russell | Mercedes | Turun ke posisi 13 akibat drive-through penalty. |
| Franco Colapinto | Alpine | Terkena penalti serupa. |
Kekecewaan Mercedes dan Potensi Banding Lanjutan
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi George Russell dan Mercedes. Russell kudu menerima drive-through penalty lantaran dianggap kandas menjalankan penalti awal dengan benar, nan membuatnya terlempar dari persaingan podium ke posisi 13.
Bos Mercedes, Toto Wolff, menyatakan kekecewaannya dan sedang berkonsultasi dengan tim norma mengenai kemungkinan langkah norma lanjutan.
"Sebuah drive-through setara dengan kehilangan 20 detik. Apakah kami punya kesempatan membalikkan hasil? Saya tidak yakin, tapi kami kudu mencobanya," tegas Wolff.
Di sisi lain, McLaren dan Red Bull juga telah menyatakan niat mereka untuk mengusulkan banding terhadap keputusan pengembalian posisi Gasly ini, nan menandakan bahwa drama GP Monako tetap bakal bersambung di meja hijau FIA. (bbc/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·