Ilustrasi(Antara)
TIM nasional Meksiko sukses mengawali kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif. Bertanding di hadapan publik sendiri di Stadion Azteca, Jumat (12/6), skuad berjuluk El Tri sukses menundukkan Afrika Selatan dengan skor meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini menjadi catatan sejarah krusial bagi Meksiko. Ini merupakan kemenangan perdana mereka di laga pembuka Piala Dunia setelah dalam tujuh jenis sebelumnya selalu kandas meraih poin penuh, dengan rincian lima kekalahan dan dua hasil imbang.
Demam Panggung di Azteca
Meski sukses mengamankan tiga poin di Grup A, pembimbing Meksiko, Javier Aguirre, mengungkapkan bahwa anak asuhnya tidak menang dengan mudah secara mental. Atmosfer luar biasa di Stadion Azteca diakui sempat membikin para pemain dilanda ketegangan dahsyat alias "demam panggung".
"Saat Anda memulai Piala Dunia, tentu kaki bakal gemetar. Dalam 25 tahun tidak pernah ada nan mengalami kram, tetapi hari ini tiga pemain mengalami kram," ujar Aguirre sebagaimana dikutip dari AFP.
Aguirre menambahkan bahwa tekanan sebagai tuan rumah di laga pembuka sangat terasa. "Kami terpukau ketika memandang stadion dan mereka sedikit mengalami demam panggung. Tetapi kami tidak pernah betul-betul kesulitan. Kami bisa saja mencetak empat gol dan hasilnya bakal sangat berbeda," imbuhnya.
Statistik Pertandingan: Meksiko vs Afrika Selatan
| Skor Akhir | 2 - 0 |
| Stadion | Azteca, Kota Meksiko |
| Status | Laga Pembuka Grup A |
| Pencapaian | Kemenangan pembuka pertama dalam 8 jenis terakhir |
Respons Terhadap Siulan Penonton
Menariknya, meski menang, sebagian pendukung tuan rumah sempat memberikan siulan kepada tim di akhir laga. Aguirre mengaku tidak terlalu memusingkan reaksi negatif tersebut dan lebih memilih konsentrasi pada efektivitas permainan timnya.
"Saya tidak mendengar siulan. Tetapi ini bisa saja menjadi pertandingan dengan skor 4-0. Skor 2-0 tidak terlalu besar. Tetapi kami mendapatkan tiga poin dan itu luar biasa," tegas pembimbing kawakan tersebut.
Kemenangan ini menempatkan Meksiko dalam posisi menguntungkan untuk lolos dari fase grup. Namun, Aguirre menegaskan bahwa timnya tidak mau terbuai alias terobsesi menjadi juara grup terlalu dini. Fokus utama El Tri saat ini adalah menatap laga selanjutnya melawan Korea Selatan dan Republik Ceko.
"Hari ini kami hanya konsentrasi kepada Korea. Itu tidak relevan (menjadi juara grup). Itu bukan prioritas kami. Prioritas kami adalah konsentrasi kepada Korea, terus melangkah satu per satu dan mempersiapkan masa depan," pungkas Aguirre. (AFP/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·