Piala AFF 2026, Ini Fokus Utama Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Piala AFF 2026, Ini Fokus Utama Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Timnas Indonesia.(Antara)

AGENDA tim nasional (timnas) Indonesia paling dekat adalah Piala AFF 2026 alias ASEAN Hyundai Cup 2026. Gelaran itu bakal dimulai akhir Juli dan menjadi konsentrasi utama pembimbing timnas Indonesia John Herdman.

“Satu pertandingan demi satu pertandingan (targetnya). Kalau terlalu konsentrasi pada hasil akhir, Anda kehilangan proses," kata Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (22/5).

"Saat saya membawa Kanada lolos Piala Dunia (2022), kami menjalani 17 pertandingan kualifikasi. Tidak pernah sekali pun kami memandang puncak gunung. Di awal kami hanya berkomitmen pada sasaran poin, lampau konsentrasi satu musuh demi satu lawan. Setiap laga adalah pertarungan berbeda. Sekarang juga sama," tambah dia.

Indonesia memulai persaingan dari Grup A dengan melawan Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Brunei Darussalam/Timor Leste. Tim Garuda bakal memulai turnamen dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, lampau melakoni laga tandang menghadapi pemenang play-off antara Brunei Darussalam alias Timor Leste pada 31 Juli. Laga berikutnya melawan Vietnam di kandang pada 3 Agustus dan kemudian ditutup dengan tandang menghadapi Singapura pada 7 Agustus.

Dua tim teratas dari dua grup bakal melaju ke babak semifinal nan dimainkan dua leg pada 15-16 Agustus dan 18-19 Agustus, dengan pemenang semifinal bakal melaju ke babak final turnamen jenis ke-16 ini dalam dua leg nan digelar pada 22 dan 26 Agustus.
Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ini, meski enam kali masuk final nan selalu berhujung dengan kekalahan.

Tapi Herdman menegaskan tak mau terlalu banyak berbincang soal juara, lantaran menurutnya, "kalau proses dan mentalitas benar, hasil bakal mengikuti".

"Lawan pertama siapa? Kamboja. Itu saja konsentrasi kami. Lawan Kamboja, kami berkompetisi dan menang. Lalu laga berikutnya. Saya tidak mau bicara soal ‘kami kudu juara," tutup mantan pembimbing nan mengantarkan Kanada bermain dalam Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun tidakhadir tersebut. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia