Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |17:04 WIB

Produksi Migas (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Saka Energi Indonesia (SAKA) menargetkan pencapaian produksi net perkiraan sebesar 24.000 BOEPD sebagai bagian dari strategi menjaga kesinambungan produksi dan memperkuat kontribusi terhadap ketahanan daya di 2026.
Target ini meningkat sekitar 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan optimisme perusahaan terhadap potensi pertumbuhan produksi dan keahlian operasional aset secara keseluruhan.
Pencapaian tersebut bakal didorong melalui optimasi lapangan, penyelenggaraan program pemboran sumur produksi baru, aktivitas workover pada sumur eksisting, serta peningkatan reliability dan efisiensi operasi secara konsisten dan terukur.
Selain itu, SAKA juga telah melaksanakan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di WK Pangkah pada akhir tahun 2025 nan saat ini telah sukses onstream dengan hasil produksi positif, ialah sekitar 2.430 BOPD minyak dan 2,3 MMSCFD gas, sebagai bagian dari upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan keahlian produksi dari aset nan telah beroperasi.
Direktur Utama SAKA, Intan Fauzi, menyampaikan bahwa pencapaian sasaran tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keahlian operasional nan adaptif dan berkelanjutan.
“Target produksi pada tahun 2026 nan ditetapkan merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memperkuat keahlian produksi melalui strategi nan terintegrasi, optimasi aset eksisting, serta pengembangan potensi sumber daya migas,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/3/2026).
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·