Ilustrasi(tourdebintan.id)
PEMERINTAH Provinsi Kepulauan Riau berbareng Bintan Resorts tengah mematangkan persiapan untuk penyelenggaraan Tour de Bintan 2026, nan bakal digelar pada 21–23 Agustus 2026. Ajang balap sepeda internasional ini ditargetkan diikuti 700 pembalap dari beragam negara, menjadikannya salah satu event olahraga wisata (sport tourism) terbesar di Indonesia pada tahun ini.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan bahwa Tour de Bintan bukan sekadar kejuaraan olahraga. Event ini juga menjadi instrumen strategis untuk mempromosikan pariwisata Kepulauan Riau di kancah internasional.
“Tour de Bintan bukan hanya arena olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata nan efektif. Event ini bisa menarik visitor mancanegara dalam jumlah besar, sekaligus memberikan akibat ekonomi langsung bagi masyarakat dan pelaku upaya di Kepri, khususnya di Kabupaten Bintan,” katanya, Rabu (10/6).
Rute Tropis sebagai Daya Tarik Utama
Salah satu kelebihan Tour de Bintan 2026 adalah rute tropis Pulau Bintan nan memikat peserta. Para pembalap bakal melewati area Lagoi Bay, pesisir pantai nan eksotis, perkampungan tradisional, hingga tepian rimba nan menawarkan pemandangan tropis unik Kepulauan Riau. Kombinasi pemandangan laut, vegetasi tropis, dan kehidupan lokal memberikan pengalaman unik bagi para pesepeda internasional, sekaligus meningkatkan eksposur Pulau Bintan sebagai lokasi wisata aktif dan ramah lingkungan.
Event ini menghadirkan kategori utama Union Cycliste Internationale (UCI) 1.2 Point Race, nan merupakan perlombaan resmi UCI dan memberikan poin ranking internasional bagi peserta. Selain itu, tersedia pula kategori Gran Fondo Classic 150 km, Gran Fondo Century 100 km, Gran Fondo Challenge 70 km, Gran Fondo Discovery 45 km, serta Individual Time Trial 17 km. Keberagaman kategori ini memungkinkan atlet dari beragam tingkat keahlian untuk berpartisipasi, sekaligus memperluas jangkauan promosi pariwisata.
COO Bintan Resorts, Cakrawala Abdul Wahab, menambahkan bahwa Tour de Bintan telah menjadi flagship event nan bisa menarik kunjungan visitor domestik maupun internasional selama bertahun-tahun.
“Event ini tidak hanya memperkuat gambaran Bintan sebagai destinasi olahraga dan leisure, tetapi juga menegaskan kesiapan area menjadi tuan rumah event berskala dunia. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi olahraga menjadi kunci kesuksesan event ini,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Kepri optimistis bahwa sasaran 700 pembalap bakal tercapai. Selain persiapan teknis, keamanan, dan akomodasi, event ini juga diharapkan menggerakkan ekonomi lokal, termasuk sektor perhotelan, restoran, transportasi, dan UMKM setempat. Dengan kehadiran visitor mancanegara dalam jumlah besar, Tour de Bintan berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi imajinatif dan pariwisata di Kepulauan Riau.
Penyelenggaraan rutin Tour de Bintan setiap tahun telah membuktikan efektivitasnya sebagai strategi promosi pariwisata dan sport tourism. Tahun 2026, penyelenggara berambisi event ini dapat semakin mengukuhkan posisi Pulau Bintan sebagai destinasi olahraga bumi dengan pengalaman tropis nan unik dan tak terlupakan. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·