Pesan Muzani Finalis LKBB-PB: Utamakan Kepentingan Negara di Atas Segalanya

Sedang Trending 34 menit yang lalu
Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri penutupan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat SMA 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Ketua MPR Ahmad Muzani menutup rangkaian Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR 2026 di Gedung MPR/DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9). Turut datang mendampingi Muzani, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.

Dalam kesempatan itu, Muzani berpesan kepada para peserta untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa, negara, konstitusi, dan Pancasila.

Menurutnya, proses tersebut tidak hanya menjadi arena kejuaraan baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga diharapkan dapat membentuk karakter serta rasa cinta terhadap negara.

“Ya, saya kira mereka adalah anak-anak terbaik nan sudah dihasilkan dari setiap provinsi dalam proses baris-berbaris, baik berbaris-berbaris, mobilitas pengibaran bendera, ataupun baris-berbaris sehingga cukup ketat mereka untuk bisa sampai datang ke Jakarta,” ujar Muzani.

“Prosesnya panjang melelahkan sehingga kami berambisi itu memberi psikologis nan besar terhadap rasa cinta kepada negara, kepada bangsanya, dan kepada konstitusinya,” lanjutnya.

Karena itu, Muzani berambisi para peserta nan telah mengikuti rangkaian LKBB-PB MPR 2026 dapat menjadi duta Empat Pilar MPR di wilayah masing-masing.

“Untuk bisa menjadi duta empat pilar masing-masing, maka langkah melatih nan paling baik adalah mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan segala-galanya, mengutamakan kepentingan orang lain juga menjadi pembelaan dari tindakan pribadinya masing-masing,” katanya.

Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri penutupan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat SMA 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Muzani juga mengingatkan para peserta bahwa perjalanan hingga bisa tampil di Gedung Senayan merupakan proses panjang. Ia menyebut kesempatan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi para peserta lantaran mereka datang mewakili provinsi masing-masing.

“Proses panjang nan kita lakukan untuk sampai di tempat nan terhormat ini adalah mimpi dari setiap anak muda di seluruh Indonesia. Untuk bisa masuk ke Gedung Senayan ini, dan ini adalah kebanggaan kita, Gedung kebanggaan kita,” ungkapnya.

Muzani kemudian meminta para peserta untuk terus menjaga kecintaan terhadap tanah air dan menjadi generasi nan mencintai bangsa, negara, konstitusi, serta Pancasila.

“Oleh lantaran itu, saudara-saudara sekalian, seleksi untuk mencapai gedung ini cukup panjang, cukup rumit, dan cukup melelahkan. Dimulai sejak awal tahun ini dan baru selesai pada bulan ini. Proses panjang ini akhirnya kerabat telah bakal segera diakhiri sore hari ini dan sebagai lomba tentu saja kudu ada nan menang dan kudu ada nan menerima selebihnya,” katanya.

Meski terdapat peserta nan keluar sebagai pemenang, Muzani menilai seluruh peserta nan sukses mencapai tahap final merupakan juara.

“Karena juara nan sesungguhnya adalah mereka nan mencintai negara, juara nan sesungguhnya adalah mereka nan mencintai bendera, juara nan sesungguhnya adalah juara nan mencintai Pancasila, dan juara nan sesungguhnya adalah juara nan mencintai konstitusi,” ungkap dia.

Ia menekankan tantangan terbesar setelah mengikuti lomba bukan sekadar membawa pulang piala alias memperoleh penilaian dari majelis juri. Para peserta, kata Muzani, kudu bisa menerapkan nilai-nilai nan telah disampaikan selama aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri penutupan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) tingkat SMA 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

“Dan itu perihal nan tidak mudah. Karena itu, ini adalah latihan kerabat menjadi pemimpin, latihan menjadi seorang nan bisa memihak orang lain, latihan memihak negara, dan latihan memihak kepentingan orang banyak,” tuturnya.

Muzani berambisi para peserta LKBB-PB MPR 2026 dapat menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

“Karena itu saya berharap, jika kerabat telah masuk gedung ini suatu hari, 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, mungkin 40 tahun nan bakal datang, kerabat bakal masuk gedung ini menggantikan saya nan duduk nan berdiri hari ini di sini,” ujar dia.

“Maka bersyukurlah kerabat semuanya bisa masuk gedung ini, meskipun dalam posisi sebagai finalis lomba kreasi baris berbaris, tapi setidaknya kerabat telah mewakili provinsinya kerabat masing-masing,” sambungnya.

Ia kemudian menyampaikan angan agar kehadiran para peserta di Gedung Senayan menjadi awal perjalanan mereka menuju kepemimpinan nasional.

“Doa saya, mudah-mudahan kehadiran saudara-saudara semuanya, adik-adikku, anak-anakku di gedung ini adalah awal nan baik, kerabat menjadi calon pemimpin bangsa pada masa nan bakal datang,” tutur dia.

Muzani berambisi LKBB-PB MPR dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami bakal cek anggaran di tahun 2027, tapi ini bakal kami pertahankan, kami pertahankan agar lomba ini bisa berkepanjangan pada tahun nan bakal datang. Karena respon dan harapannya sangat besar di setiap provinsi,” pungkas dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan