
Perusahaan Vape Putus Kontrak Kerjasama dengan Bigmo Usai Libatkan Anak dalam Iklan (Foto: Okezone)
JAKARTA - Perusahaan vape Tazelab mengumumkan penghentian kerja sama dengan streamer Bigmo setelah muncul kontroversi mengenai dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape saat siaran langsung. Keputusan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi perusahaan menyusul ramainya perbincangan di media sosial.
Dalam keterangannya, Tazelab mengaku telah mencermati video nan beredar luas dan menjadi sorotan publik. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi atas beragam masukan nan diberikan masyarakat mengenai kasus tersebut.
"Tazelab memahami adanya perhatian dan obrolan publik mengenai cuplikan video nan saat ini beredar di media sosial," demikian bunyi pernyataan resmi perusahaan.
Setelah melakukan penelusuran internal, Tazelab menyatakan bahwa tindakan nan menjadi sorotan tersebut tidak termasuk dalam pengarahan maupun konsep kerja sama nan telah disepakati sebelumnya.
"Kami menghargai setiap masukan nan disampaikan masyarakat dan memandang perihal ini sebagai sesuatu nan perlu kami respons secara terbuka," lanjut pernyataan tersebut.
Libatkan Anak di Iklan Vape
Kontroversi bermulai dari beredarnya rekaman siaran langsung nan diduga memperlihatkan sejumlah anak diminta menyebut nama produk liquid vape. Potongan video tersebut kemudian viral dan memicu kritik lantaran dinilai tidak layak melibatkan anak-anak dalam promosi produk nan hanya ditujukan bagi orang dewasa.
Isu tersebut semakin ramai setelah pembuat konten Sadam Permana mengunggah video di akun IG @sadampermana.w. Dalam unggahannya, dia mengkritik Bigmo dan Melvin Erio atas dugaan keterlibatan anak-anak dalam promosi produk vape selama siaran langsung berlangsung.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·