Perusahaan Ramai Pakai AI, Waspada Penyampaian Informasi yang Keliruamp;nbsp;

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

 Perusahaan Ramai Pakai AI, Waspada Penyampaian Informasi nan Keliru 

Perusahaan Ramai Pakai AI, Waspada Penyampaian Informasi nan Keliru (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Katharine Grace menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan artificial intelligence (AI) oleh pekerjaan corporate secretary, khususnya dalam penyampaian info kepada publik dan para pemangku kepentingan.

Menurut Katharine, perkembangan teknologi AI memang memberikan banyak faedah bagi bumi korporasi, seperti pengolahan data, jasa contact center, otomasi proses operasional, hingga mendukung pengambilan keputusan.

Namun di kembali itu, Katharine mengatakan terdapat sejumlah akibat nan perlu diwaspadai, salah satunya potensi penyebaran info keliru akibat penggunaan AI tanpa pengawasan nan memadai.

"Tanpa pengelolaan nan baik, AI dapat menimbulkan beragam risiko, seperti penyalahgunaan data, pelanggaran privasi, penyebaran info nan keliru, bias dalam pengambilan keputusan, hingga ketergantungan nan berlebihan terhadap teknologi," ujarnya pada seremoni HUT ke-18 ICSA di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/5/2026).

Dia mengatakan, risiko-risiko tersebut dapat berakibat serius terhadap perusahaan, baik dari sisi hukum, kepatuhan, maupun reputasi. Karena itu, corporate secretary dinilai kudu berkedudukan aktif berbareng para stakeholders internal maupun eksternal untuk memastikan adanya batas dan tata kelola nan jelas dalam pemanfaatan AI.

Dia menegaskan pekerjaan corporate secretary mempunyai peran strategis sebagai penghubung komunikasi antara perusahaan dengan investor, regulator, media, dan stakeholders lainnya. Karena itu, kecermatan dan validitas info nan disampaikan kepada publik kudu tetap menjadi prioritas utama meskipun perusahaan mulai memanfaatkan teknologi AI.

"Pada akhirnya, tanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan info tetap melekat pada kita sebagai pengguna AI," lanjutnya. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com