Persija Jakarta Gilas Persis Solo 4-0 di SUGBK yang Sunyi, Mauricio Souza Maklumi Kekecewaan Jakmania

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |08:40 WIB

Persija Jakarta Gilas Persis Solo 4-0 di SUGBK nan Sunyi, Mauricio Souza Maklumi Kekecewaan Jakmania

Persija Jakarta Gilas Persis Solo 4-0 di SUGBK nan Sunyi. (Foto: Instagram/persija)

JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan respons mengenai sepinya tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat timnya menjamu Persis Solo di laga lanjutan Super League 2025-2026. Souza mengaku sangat memahami jika pedoman massa suporter merasa kurang puas dengan diagram performa Macan Kemayoran belakangan ini.

Laga antara Persija Jakarta versus Persis Solo tersebut digelar di SUGBK pada Senin 27 April 2026 malam WIB. Pemandangan di tribun tampak sangat kontras dengan laga-laga besar biasanya, di mana stadion kebanggaan Indonesia itu terlihat melompong.

Berdasarkan info nan dihimpun, hanya ada sekitar belasan ribu suporter nan datang langsung di stadion berkapasitas 78.000 bangku tersebut. Kosongnya sebagian besar sektor penonton pun menjadi sorotan utama selepas laga.

Mengenai kejadian ini, Souza menilai ketidakhadiran penonton adalah corak protes lembut atas penampilan Persija nan sempat inkonsisten. Padahal, saat ini Macan Kemayoran sedang berada di jalur krusial dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026.

1. Kekecewaan Suporter

"Saya mengerti itu penonton kurang puas. Jadi mungkin pertandingan hari Senin malam itu tidak mendukung untuk banyak orang datang menonton," tutur Souza dalam konvensi pers pascalaga kontra Persis Solo, dikutip pada Selasa (28/4/2026).

Persija Jakarta vs Persis Solo 0-0 di babak pertama Okezone Persija Jakarta vs Persis Solo 0-0 di babak pertama Okezone

Sebagai informasi, Persija Jakarta saat ini menghuni posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 62 poin dari 30 pertandingan. Mereka terpaut empat poin dari Persib Bandung dan Borneo FC nan tetap kokoh di puncak klasemen.

Persaingan semakin sengit lantaran kedua rival tersebut tetap mempunyai tabungan satu pertandingan lebih banyak. Kendati demikian, Souza menegaskan bahwa anak asuhnya tidak boleh menyerah dan kudu terus berjuang hingga titik darah penghabisan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com