Pernyataan Prabowo soal MSCI, Reformasi Pasar Modal Jadi Bukti Nyata

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |14:18 WIB

Pernyataan Prabowo soal MSCI, Reformasi Pasar Modal Jadi Bukti Nyata

Pernyataan Prabowo soal MSCI, Reformasi Pasar Modal Jadi Bukti Nyata (Foto: Prabowo/ Tangkapan Layar)

JAKARTA - Chief Economist Permata Bank Josua Pardede menilai langkah sigap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam merespons usulan penyesuaian status pasar modal oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tutup mata terhadap kondisi pasar modal saat ini.

Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto nan sempat menyampaikan tidak takut dan gentar menghadapi MSCI, Josua mendorong agar seluruh pihak tidak berfokus pada silang pendapat di publik. Sebaliknya, pemangku kepentingan diimbau untuk berfokus mencari solusi konkret guna memperkuat esensial pasar finansial domestik.

"Saya enggak mau merespons Presiden, komentar Presiden. Tapi tentunya apa nan sudah ditindaklanjuti oleh OJK dan regulator bursa, saya pikir ini kita pro-apresiasi dan tentunya ini bukan dalam artian pemerintah tutup mata, tidak mengindahkan reklasifikasi ataupun konsultasi dari MSCI tersebut," ujar Josua di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Josua menggarisbawahi pentingnya menjaga keterbukaan terhadap penanammodal asing di tengah struktur perekonomian nasional nan menghadapi tantangan defisit dobel (twin deficit), ialah defisit anggaran (fiskal) dan defisit transaksi melangkah (current account).

"Pemerintah menyadari bahwa investasi untuk membangun perekonomian ke depannya tidak hanya mengandalkan dari penanammodal domestik, jadi penanammodal asing pun juga tetap dibutuhkan," ungkap Josua.

Dia menyarankan agar regulator bursa dan OJK difokuskan untuk mengakselerasi reformasi tata kelola serta menyajikan info konkret guna meluruskan persepsi pasar global.

"Artinya gimana ya mungkin dari perspektif saya melihatnya bahwa regulator bursa dan juga OJK mungkin diarahkan untuk gimana menunjukkan reforms dan juga menunjukkan bukti-bukti nyata bahwa ekonomi kita tidak seburuk nan dipersepsikan oleh MSCI," paparnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑