Binti Mufarida
, Jurnalis-Kamis, 16 April 2026 |17:58 WIB

Perintah Prabowo ke Bahlil: Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026, Insya Allah Selamanya (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan nilai bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak bakal mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian itu diungkapkan Bahlil usai melakukan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Bahlil menegaskan bahwa kondisi stok daya nasional saat ini berada di atas standar minimum, baik untuk solar, bensin, maupun LPG. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak cemas terhadap kesiapan maupun nilai daya bersubsidi.
"Amanlah. Kita saya sampaikan kepada publik bahwa insyaallah stok kita di atas standar minimum, baik itu solar, baik itu bensin maupun LPG," kata Bahlil saat Konferensi Pers.
Bahlil juga menekankan bahwa pemerintah telah bermufakat untuk menjaga stabilitas nilai BBM subsidi. "Insyaallah aman. Dan sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bermufakat atas pengarahan Bapak Presiden bahwa nilai BBM untuk subsidi tidak bakal dinaikkan sampai dengan akhir tahun, insyaallah sampai selama-lamanya," tegasnya.
Meski demikian, Bahlil mengakui bahwa kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan dinamika nilai minyak mentah bumi alias Indonesian Crude Price (ICP). Saat ini, rata-rata ICP tetap berada pada kisaran nan kondusif bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Ini kan tergantung dengan nilai ICP, tapi jika sampai dengan 100 dolar itu sudah kondusif dalam APBN. Dan sekarang nilai rata-rata ICP Januari sampai dengan sekarang itu tidak lebih dari 77 dolar," ujar Bahlil.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·