loading...
TEHERAN - Sebuah perangkat militer mini sekutu nan disebut CSEL memainkan peran krusial dalam pengamanan seorang perwira AS nan memperkuat hidup selama nyaris 48 jam di wilayah Iran setelah jet tempur F-15-nya ditembak jatuh.
MenurutNew York Times, ketika pesawat F-15 ditembak jatuh, petugas sistem persenjataan di bangku belakang mendarat dengan parasut.
Petugas tersebut terluka tetapi bisa berjalan. Dia kemudian mendaki lereng gunung setinggi kurang lebih 2.100 meter sebelum berlindung di celah bebatuan.
Dalam situasi hidup dan meninggal seperti itu, busana tempur nan dikenakan oleh petugas memainkan peran penting, lantaran busana tersebut mengintegrasikan perangkat komunikasi CSEL berbareng dengan makanan, air, perlengkapan pertolongan pertama, dan pistol.
CSEL (Combat Survivor Evader Locator) adalah sistem nan dikembangkan oleh Boeing.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·