
Perang Iran-Amerika Pakai Teknologi Canggih, Eks Jenderal Tempur Ini Sindir Panglima TNI
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyebut langkah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menerbitkan telegram siaga 1 tidak relevan dalam menyikapi eskalasi Timur Tengah. Pasalnya, senjata nan digunakan dalam bentrok di Timur Tengah telah memakai teknologi canggih.
"Tidak klopnya begini. Di atas itu kan (disebutkan) bahwa dalam rangka menyikapi adanya perkembangan situasi keamanan lantaran adanya perang antara Iran VS Amerika garis miring Israel di Timur Tengah, maka situasi dinyatakan Siaga Satu. Oke," kata Hasanuddin kepada wartawan, Senin (9/3/2026).
Mantan Jenderal TNI ini menyebut, perang di Timur Tengah tidak menempatkan pasukan sebagai ujung tombak, melainkan pemanfaatan teknologi seperti drone.
"Tapi deployed-nya, penggunaan pasukannya, ya, lampau jika kita lihat nih berasas kenyataan, perang itu kan menggunakan peluru kendali, drone, pesawat udara. Tapi jika nan ditempatkan misalnya pasukan satuan-satuan biasa untuk patroli di gang-gang di darat kan irrelevant kan," tegas Hasanuddin.
Sebelumnya, Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengonfirmasi instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengenai status Siaga 1 bagi seluruh pasukan.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika bentrok di Timur Tengah sekaligus hasil pertimbangan situasi keamanan dalam negeri. Brigjen Aulia menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan mandat UU TNI untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara dari beragam potensi ancaman.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·