
Penyebab dan 6 Tanda Radiator Rusak, Dapat Picu Mesin Overheat (Ilustrasi/Freepik)
JAKARTA - Di tengah kondisi cuaca nan tidak menentu, radiator punya peran krusial dalam menjaga keahlian mesin mobil baik bensin maupun diesel, termasuk pada hybrid. Masalahnya adalah suhu lingkungan nan tinggi kerap menyulitkan kerja radiator, apalagi memicu mesin overheat.
1. Cara Kerja Radiator
Cairan pendingin alias radiator coolant mengalir ke water jacket pada mesin untuk menyerap panasnya. Pada saat mengalir, coolant menyerap suhu panas dan membawanya ke radiator.
Setelah sampai di radiator, air nan membawa suhu panas masuk ke dalam upper tank. Coolant dialirkan lagi untuk turun ke dalam radiator core nan mempunyai kegunaan untuk membuang suhu panas ke udara luar nan diambil dari arah depan mobil saat melaju.
Kipas radiator membantu kerja radiator dengan mengisap udara panas dari rumah radiator. Setelah suhu panas dipindahkan ke udara, air kembali menjadi dingin dan dialirkan lagi untuk menyerap suhu panas mesin secara berkelanjutan.
2. Penyebab Radiator Rusak
Lalu, apa saja aspek nan dapat menyebabkan radiator menjadi rusak? Berikut penjelasannya sebagaimana dibagikan Auto2000, Minggu (26/4/2026):
Radiator Kotor dan Tersumbat
Umumnya, kemungkinan terbesar penyebab sirkulasi air radiator rusak adalah lantaran adanya penumpukan kotoran pada radiator. Kotoran seperti endapan deposit nan terjadi pada saluran pipa pendingin dan partikel korosif pada radiator dapat menempel dan mengendap, sehingga membikin jalur sirkulasi terhambat.
Radiator dapat mengalami tersumbat biasanya disebabkan oleh penggunaan cairan radiator nan tidak tepat. Oleh lantaran itu, pemilik kendaraan kudu memilih cairan radiator nan sesuai dengan mesin mobil.
Water Pump Rusak
Kerusakan pada water pump umumnya terletak pada bagian kipas (impeller) nan sudah mengalami korosi alias retak. Selain itu seringkali terjadi kebocoran pada water pump sehingga menyebabkan jumlah air pendingin menjadi berkurang. Kalau komponen ini rusak, satu-satunya langkah adalah dengan mengganti water pump tersebut.
Kerusakan pada Thermostat
Thermostat mempunyai peranan krusial untuk menjaga kestabilan suhu pada mesin mobil. Bila rusak, maka sirkulasi cairan radiator pada mobil bakal bermasalah dan thermostat perlu diganti dengan nan baru.
Fan Belt Putus
Apabila fan belt ini putus maka water pump tidak bakal dapat berputar untuk menyirkulasikan cairan pendingin. Karena itu, pemilik kendaraan kudu menggantinya dengan nan baru alias dapat mulai menggantinya ketika memandang fan belt mengalami kendur dan permukaannya terlihat mulai retak sebagai langkah antisipasi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·