
Penyebab Banyak Pembalap MotoGP Gagal Finish di Sirkuit Silverstone (Instagram/@polespargaro)
JAKARTA - Dari 23 pembalap, hanya 16 di antaranya nan sukses finish pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, akhir pekan kemarin. Lalu, apa penyebab banyaknya pembalap kandas finish di Sirkuit Silverstone?
Sebanyak 16 pembalap finish merupakan jumlah terendah kedua pada musim ini. MotoGP Inggris 2026 sama seperti seri Prancis, Hungaria, dan Belanda, nan hanya mencatat 16 pembalap sukses finish.
Jumlah paling sedikit pembalap sukses finish musim ini terjadi di seri Jerman. Saat itu, hanya 15 pembalap nan sukses menyelesaikan perlombaan.
1. Penyebab Banyak Pembalap Gagal Finish
Lalu apa penyebab banyak pembalap kandas finish di Sirkuit Silverstone?
Menurut pembalap persediaan Red Bull KTM Tech3, Pol Espargaro, ada banyak penyebab kejadian ini di Silverstone, termasuk aspek ban dan suhu lintasan.
"Yah, suhu lintasan lebih panas dari biasanya untuk ukuran Silverstone," jelas Espargaro setelah balapan, melansir Crash, Senin (10/8/2026).
Ia menegaskan, ban depan berada di periode pemisah kemampuannya.
Raul Fernandez. (Foto: Instagram/raulfernandez_25)
"Ditambah lagi dengan degradasi nan tinggi pada ban belakang, serta kebenaran bahwa ban medium jelas lebih keras dibandingkan ban soft nan digunakan kemarin; jadi support ban berkurang dan ban depan lebih condong mendorong (kehilangan cengkeraman)," tuturnya.
"Jadi, penyebab semua kecelakaan itu kurang lebih sama," ujarnya.
Sementara itu, pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller tidak terlalu percaya mengenai penyebab pastinya. Namun, ia merasa lintasan "lebih licin" pada hari Minggu dibandingkan hari-hari sebelumnya. Hal ini menurutnya berkontribusi pada banyaknya kecelakaan.
"Hari ini kondisinya sedikit lebih licin," ujar pembalap tersebut.
"Entah itu lantaran suhu, balapan Moto2, alias apa pun—jelas juga lantaran semua orang menggunakan ban medium. Tapi balapan di Silverstone ini memang panjang. Tahun ini khususnya jauh lebih susah untuk menjaga kondisi ban agar tetap optimal," ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·