Ravie Wardani
, Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |17:55 WIB

Rien Wartia Trigina
JAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan asisten rumah tangga (ART) nan menyeret nama Rien Wartia Trigina namalain Erin Wartia tetap diusut interogator Polres Metro Jakarta Selatan.
Terbaru, penyalur ART Erin, Nia Damanik, membeberkan kebenaran lain dibalik kasus tersebut. Ia menyebut Erin memang sudah lama masuk dalam daftar hitam (blacklist) di banyak yayasan penyalur tenaga kerja lantaran rekam jejaknya.
"Ya benarlah, betul (banyak di-blacklist). Itu kelak saya jelaskan di situ," kata Nia Damanik usai menjalani pemeriksaan penjelasan atas laporan Herawati pada Kamis (7/5/2026).
Saat ini, Nia mengaku sangat trauma menyalurkan pekerja ke kediaman Erin setelah memandang kondisi nan menimpa Hera.
"Yang krusial saya ada bukti dan dibilang saya tidak datang secara baik-baik, padahal sudah saya lakukan secara baik-baik," ujar Nia.
"Trauma lah, pasti jelas trauma. Dan saya nggak mungkin mau lagi (menyalurkan ART ke sana)," tambahnya.
Nia juga membantah tudingan pihak Erin nan menyebut ada tokoh intelektual di kembali keberanian Hera melapor. Ia menegaskan ini murni soal perlindungan pekerja.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·